Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Staf Disdukcapil Makassar Dimutasi, DPRD Pertanyakan Alasan Dibalik Langkah In

badge-check

					Staf Disdukcapil Makassar Dimutasi, DPRD Pertanyakan Alasan Dibalik Langkah In Perbesar

BERITA.NEWS –  Seorang Staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Makassar bernama Yusran, mengaku kaget tiba-tiba dirinya dimutasi ke Kantor Kecamatan Biringkanaya.

Ia dimutasi setelah mendapat surat yang diduga ditanda tangani langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Makassar, Firman Hamid Pagarra dan di stempel, tertanggal 26 September 2024. Spekulasi berkembang mutasi ini karena politik jelang pencoblosan 27 November mendatang.

“Kami dapat informasi ada pergeseran atau mutasi di Dukcapil yang ditandatangani langsung diduga dari Pj Sekda Firman Pagarra,” kata Ketua DPRD Makassar, Supratman, Kamis 3 Oktober 2024.

Secara tegas Supratman mempertanyakan urgensinya mutasi tersebut dilakukan. Apalagi jelang pencoblosan Pilkada. “Apalagi ini dilakukan jelang pencoblosan. Kami yang orang partai tentu melihat kebijakan begini pasti ada muatan politiknya,” kata Supratman.

“Ini ada hal apa tiba-tiba langsung dimutasi? Dan yang bersurat adalah Pj Sekda?, ada apa,” tambah Supratman.

Supra juga mengatakan bahwa, sebagai lembaga pengawasan, DPRD berhak mempertanyakan alasan Pemkot melakukan mutasi jabatan. “Jadi kami meminta pemkot dalam hal ini Pj Sekda Makassar, menjelaskan apa dasar melakukan mutasi,” tegasnya.

Sekadar tahu, salah satu staf Disdukcapil Makassar Yusran dimutasi ke Kantor Kecamatan Biringkanaya.

Yusran menduga, jika dirinya dimutasi dari Jabatan Pengawas Kependudukan Disdukcapil Makassar, usai bertemu dengan beberapa pegawai kontrak. Dimana, Yusran bertemu dengan mereka dengan tujuan mengingatkan para pegawai kontrak agar netral dalam pilihan pilkada.

“Karena saya dapat info mereka (pegawai kontrak) sebelumnya dapat pengarahan melalui zoom untuk mendukung salah satu calon. Dasar itulah saya selanjutnya panggil mereka dan ingatkan, bahwa jangan ki ikut-ikutan untuk berkampanye untuk politik praktis,” kata Yusran, Kamis (3/10/2024).

Jangan sampai kata Yusran, hanya gara-gara ikut berpolitik praktis, sehingga para pegawai kontrak ini dihentikan. Karena Dukcapil dan kantor pemerintahan identik dengan netral.

“Makanya teman ini saya panggil untuk mengingatkan lah bahwa kamu punya hak politik, kamu punya hak pilih. Kalau kalian mau bantu siapa terserah yang jelas kantor Dukcapil ini jngan bikin gaduh, gara-gara politik sementara,” jelasnya.

Sayangnya kata dia, justru tiba-tiba dirinya yang dipindahkan atau dimutasi, tanpa sepengetahuan pimpinan dalam hal ini Kepala DIsdukcapil Makassar, yang seharusnya paling berhak melaporkan kinerja pegawainya.

“Makanya saya kaget ada apa dengan ini, kalau misalnya saya salah dengan saya harus berbuat netral ya oke. Kalau misalnya wajar mendapat begini terserah, tapi dari pimpinan yang lebih tahu kan pak Kadis, bukan lain-lain,” beber Yusran.

Surat tersebut ditanda tangani langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Makassar, Firman Hamid Pagarra dan di stempel, tertanggal 26 September 2024.

“Memberhentikan dengan hormat Saudara Yusran, S.E., M.Ak NIP. 198603052010011018, Pangkat Penata Tk.I, Golongan Ruang III/d dari Jabatan Pengawas Kependudukan pada Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar dan untuk selanjutnya diangkat dalam Jabatan Pengelola Data pada Seksi Pengelolaan Kebersihan dan Pertamanan Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar,” bunyi Surat tersebut. (*

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou
Trending di Politik