BERITA.NEWS, Sinjai — Perkelahian berdarah yang melibatkan senjata tajam terjadi di Dusun Sapuberu, Desa Pasimarannu, Kecamatan Sinjai Timur, Minggu (19/4/2026) malam.
Insiden ini mengakibatkan dua orang, ayah dan anak, mengalami luka serius setelah terlibat duel dengan seorang nelayan.

Pelaku dalam kejadian tersebut diketahui berinisial AP (41), seorang nelayan. Sementara korban masing-masing berinisial R (23), mahasiswa, dan AH (53), sopir. Ketiganya merupakan warga setempat.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.30 WITA saat AP mendatangi rumah juragan kapalnya untuk menghadiri acara selamatan.
Namun situasi mendadak memanas ketika AH datang dan berteriak memanggil pelaku untuk keluar rumah serta menantangnya berduel di jalan.
Warga yang berada di lokasi sempat berupaya melerai dan menahan pelaku agar tidak terpancing. Ketegangan sempat mereda, namun tak berlangsung lama.
Saat pelaku berusaha meninggalkan lokasi, ia dihadang oleh AH yang kemudian memukulnya menggunakan sebatang kayu hingga mengenai bagian lengan.
Merasa diserang, AP langsung mengambil parang yang dibawanya dan melakukan serangan balasan.
Di saat bersamaan, R. yang merupakan anak AH ikut membantu ayahnya dengan memukul pelaku menggunakan batang besi hingga mengenai bagian kepala.
Aksi saling serang pun tak terhindarkan hingga ketiganya mengalami luka.
Akibat kejadian tersebut, AH mengalami luka tebas pada kepala, lengan kiri, betis kanan, serta punggung kaki kanan.
Sementara R. mengalami luka terbuka pada bagian belakang kepala, pelipis kiri, dahi, lengan kanan, dan perut.
Di sisi lain, pelaku AP juga mengalami luka lebam pada lengan kanan serta luka terbuka pada bagian kepala akibat serangan balasan.
Saat ini kedua korban, AH dan R, tengah menjalani perawatan di RSUD Sinjai. Sementara pelaku AP telah diamankan di Polres Sinjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden dipicu oleh perselisihan yang berujung pada aksi kekerasan.
“Benar telah terjadi tindak penganiayaan menggunakan senjata tajam di wilayah Sinjai Timur. Berdasarkan keterangan awal, kejadian bermula dari adanya cekcok dan tantangan duel yang kemudian berujung pada aksi saling serang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku guna mencegah konflik meluas di tengah masyarakat.
“Pelaku sudah kami amankan di Polres Sinjai untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara dua korban saat ini masih menjalani perawatan medis akibat luka yang cukup serius,” jelasnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh penyebab dan rangkaian kejadian tersebut.
“Kami masih mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di lokasi kejadian,” tutupnya.
Penulis: Thatang
![]()
























