Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Sorotan Program MBG di Sinjai: Pengelola Akui Kendala Distribusi, Bantah Sajikan Lauk Busuk

badge-check

					Kepala SPPI Sanjai, Muhaimin Hamsah. (Foto: Ist) Perbesar

Kepala SPPI Sanjai, Muhaimin Hamsah. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Sinjai — Polemik terkait kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sinjai Timur akhirnya dijawab pihak pengelola.

Dapur MBG Sanjai memberikan klarifikasi resmi menyusul keluhan sejumlah sekolah penerima manfaat mengenai kondisi lauk dan cara penyajian makanan yang didistribusikan pada Rabu (28/1/2026).

Klarifikasi ini disampaikan setelah beredarnya kritik dari pihak sekolah yang menyoroti aroma tidak sedap pada lauk ayam serta pencampuran komponen makanan dalam satu wadah yang dinilai kurang higienis.

Program nasional inisiasi Presiden Prabowo Subianto tersebut pun sempat menuai sorotan publik terkait standar kualitas sajian di wilayah tersebut.

Menanggapi isu tersebut, pihak penyelenggara Dapur MBG Sanjai menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas gizi dan keamanan pangan.

Mereka membantah keras adanya unsur kesengajaan dalam menyajikan makanan yang tidak layak konsumsi.

“Kami ingin menyamakan persepsi bahwa tidak mungkin kami menyajikan makanan yang berbau apalagi busuk kepada anak-anak. Jika makanan berasal dari dapur dalam kondisi basi atau busuk, tentu seluruh sekolah penerima akan mengalami hal yang sama. Namun faktanya, tidak ada satu pun PIC sekolah yang menyampaikan keluhan kepada Satgas, dan tidak ada laporan gangguan kesehatan dari penerima manfaat,” tegas Kepala SPPI Sanjai, Muhaimin Hamsah, dalam keterangan tertulis yang diterima Berita.News, Sabtu (31/1/2026).

Lebih lanjut, pihak pengelola mengungkapkan bahwa evaluasi saat ini difokuskan pada tahapan distribusi makanan.

Baca Juga :  Elang Tiga Hambalang Desak Evaluasi Total Korwil SPPG Maros, Ancam Bawa Keluhan Mitra ke Tingkat Nasional

Kondisi geografis dan medan menuju sejumlah sekolah disebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengantaran.

“Pada hari tersebut, menu yang disajikan merupakan makanan berkuah. Ada kemungkinan kuah bercampur dengan nasi atau buah di dalam wadah ompreng akibat guncangan selama distribusi di medan yang cukup terjal. Ini yang sedang kami identifikasi dan benahi,” lanjutnya.

Hingga Kamis (29/1/2026), pengelola memastikan tidak terdapat laporan kasus keracunan makanan di seluruh titik distribusi MBG di Sinjai Timur.

Selain itu, tidak ada aduan resmi yang masuk dari PIC sekolah pada hari kejadian.

Merespons tuntutan transparansi dari pihak sekolah dan masyarakat, pengelola Dapur MBG Sanjai berkomitmen melakukan perbaikan menyeluruh.

Pembenahan akan dilakukan mulai dari proses pengolahan di dapur, sistem pengemasan, hingga teknis distribusi agar kualitas dan higienitas makanan tetap terjaga.

Langkah evaluatif ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik serta memastikan tujuan utama program MBG, peningkatan gizi dan kesehatan anak dapat berjalan optimal tanpa polemik berulang.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

20 April 2026 - 11:21 WITA

rutan-sinjai

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal
Trending di Sinjai