BERITA.NEWS, Sinjai — Di tengah sorotan publik terhadap sejumlah perkara besar yang belum rampung, kabar mengejutkan datang dari tubuh Kejaksaan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sinjai, Mohammad R Bugis, justru dimutasi ke jabatan baru. Tak hanya itu, harta kekayaannya ikut jadi perbincangan.

Mutasi tersebut merupakan bagian dari kebijakan rotasi yang dilakukan Jaksa Agung ST Burhanuddin, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 488 Tahun 2026 serta Nomor KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026.
Dalam keputusan itu, Mohammad R Bugis resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.
Ia menggantikan posisi sebelumnya di Sinjai yang kini kembali mengalami pergeseran di internal Kejaksaan.
Padahal, saat ini Kejari Sinjai tengah menangani sejumlah kasus yang belum sepenuhnya tuntas termasuk dugaan korupsi PDAM. Kondisi ini pun memicu tanda tanya publik terkait momentum mutasi tersebut.
Sebelumnya, posisi Kajari Sinjai dijabat oleh Dr. Zulkarnaen, S.H., M.H. yang lebih dulu dipindahkan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 353 Tahun 2025 tertanggal 4 Juli 2025.
Dr. Zulkarnaen, S.H., M.H kemudian posisinya digantikan oleh Mohammad R Bugis sebagai Kajari Sinjai.
Harta Kekayaan Jadi Sorotan
Di balik mutasi ini, perhatian publik juga tertuju pada jumlah harta kekayaan Mohammad R Bugis yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan data LHKPN per 31 Desember 2025 (dilaporkan 23 Februari 2026), total kekayaan yang dimiliki mencapai Rp939.650.000 setelah dikurangi utang.
Rinciannya:
- Tanah dan bangunan: Rp1.200.000.000
- Buru: Rp200.000.000
- Bekasi: Rp1.000.000.000
- Alat transportasi: Rp200.000.000 (Honda CRV 2015)
- Harta bergerak lainnya: Rp60.800.000
- Kas dan setara kas: Rp52.750.000
- Utang: Rp573.900.000
Total harta sebelum utang tercatat Rp1.513.550.000.
Publik Bertanya
Mutasi di tengah penanganan perkara ini menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat. Apakah rotasi ini murni penyegaran organisasi, atau ada faktor lain di balik keputusan tersebut?
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait alasan spesifik pemindahan Mohammad R Bugis dari Sinjai ke Tanjung Jabung Barat.
Penulis: Thatang
![]()




























