Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

Viral di Sinjai! Remaja 16 Tahun Nyaris Dinikahi Pria Gadungan, Fakta Mengejutkan Terungkap

badge-check

					Santi alias Ulang bersama Rekannya SS alias Rifki saat Diamankan di Mapolsek Sinjai Borong. [Foto: Ist] Perbesar

Santi alias Ulang bersama Rekannya SS alias Rifki saat Diamankan di Mapolsek Sinjai Borong. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Warga Dusun Bungae, Desa Biji Nangka, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, digegerkan oleh sebuah peristiwa tak biasa yang terjadi pada Jumat (10/4/2026) malam.

Sebuah rencana pernikahan yang awalnya tampak meyakinkan mendadak berubah menjadi kasus penipuan mengejutkan.

Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun hampir saja menikah dengan sosok yang dikenalnya sebagai pria.

Namun siapa sangka, “calon suami” tersebut ternyata bukanlah laki-laki, melainkan dua perempuan yang menyamar dengan identitas palsu.

Pelaku utama bernama Santi alias Ulang Binti Cidding (22) pekerjaan tidak ada. Sementara temannya seorang pelajar berijisial SS alias Rifki Binti Bambang, (15).

Keduanya berdomisili di alamat yang sama di Dusun Pagar Dewa Desa Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung.

Kisah ini bermula dari perkenalan korban dengan salah satu pelaku melalui aplikasi pertemanan media sosial sejak Maret 2026.

Hubungan keduanya berkembang cepat hingga menjalin asmara.

Pelaku bahkan berani menjanjikan pernikahan dan meminta alamat rumah korban.

Puncaknya terjadi pada Rabu (8/4/2026), saat kedua pelaku datang jauh-jauh dari Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, menggunakan transportasi umum.

Dengan penuh percaya diri, mereka menyampaikan niat melamar korban kepada neneknya, bahkan menjanjikan mahar fantastis sebesar Rp200 juta.

Namun, rencana itu mulai retak saat pihak keluarga merasa ada yang janggal.

Laporan pun disampaikan kepada aparat desa, yang kemudian berkoordinasi dengan pihak keluarga pelaku di Lampung.

Fakta mencengangkan pun terungkap, identitas pria yang selama ini diyakini ternyata palsu.

Untuk memastikan kebenaran tersebut, dilakukan pemeriksaan langsung oleh istri Kepala Dusun.

Hasilnya membuat semua pihak terkejut, kedua “pria” tersebut terbukti adalah perempuan.

Tanpa menunggu lama, aparat segera mengamankan keduanya ke Polsek Sinjai Borong sebelum dibawa ke Polres Sinjai untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan bentuk penipuan dengan modus penyamaran identitas yang cukup serius.

“Kami mengamankan dua pelaku yang diduga melakukan penipuan dengan cara memalsukan identitas sebagai laki-laki untuk mendekati korban. Modus ini cukup meresahkan, apalagi melibatkan korban di bawah umur dan berpotensi menimbulkan dampak psikologis,” ujarnya. Sabtu (11/4/2026).

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku, termasuk mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.

“Kami terus melakukan pendalaman terkait motif dan kemungkinan korban lain. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjalin perkenalan melalui aplikasi daring,” tambahnya.

Hingga kini, kedua pelaku masih diamankan di Polres Sinjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Penulis: Thatang

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi

Kasus Batik ASN Pemkab Sinjai Dihentikan! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

14 April 2026 - 10:05 WITA

kain-batik
Trending di Hukum dan Kriminal