BERITA.NEWS,Makassar- Lembaga Elang Tiga Hambalang menyatakan kekecewaannya atas lambatnya respons terhadap tuntutan perbaikan tata kelola di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Maros. Hingga saat ini, laporan mengenai buruknya kepemimpinan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Maros serta berbagai keluhan mitra di tingkat kecamatan dinilai belum mendapatkan tindak lanjut yang nyata.
Sekretaris Elang Tiga Hambalang, Yasjudan Andika, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut marwah program pemenuhan gizi masyarakat. Ia menyebut banyak keluhan dari mitra di lapangan yang seolah dianggap angin lalu oleh pihak pengelola di tingkat kabupaten.

”Kami melihat belum ada langkah konkret untuk membenahi masalah di Maros. Jika keluhan para mitra di kecamatan terus diabaikan dan tidak ada ketegasan, kami tidak akan ragu untuk membawa persoalan ini ke tingkat nasional,” ujar Yasjudan Andika dalam keterangannya, Senin (20/04).
Lebih lanjut, pihak Elang Tiga Hambalang menyatakan telah meneruskan laporan resmi mengenai situasi di lapangan kepada pimpinan wilayah. Laporan tersebut mencakup berbagai indikasi ketidakprofesionalan dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah kendali Korwil saat ini.
Pihaknya kini tengah mengumpulkan dan merapikan seluruh bukti pendukung terkait buruknya manajemen tersebut sebagai langkah antisipasi jika tuntutan mereka tetap tidak diindahkan.
”Laporan sudah kami sampaikan ke pimpinan wilayah. Bilamana tindakan tegas belum juga diambil, kami akan mengirimkan seluruh bukti buruknya pengelolaan MBG di Kabupaten Maros selama kepemimpinan Korwil yang menjabat sekarang,” tegas Yasjudan menutup pernyataannya.
Elang Tiga Hambalang berharap pihak berwenang segera mengambil keputusan strategis demi keberlangsungan program gizi di Maros agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat tanpa hambatan birokrasi atau manajemen yang lemah. (Rilis/).
![]()





























