Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

badge-check

					Nama Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham namanya dicatut untuk aksi penipuan. Foto: Ist Perbesar

Nama Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham namanya dicatut untuk aksi penipuan. Foto: Ist

BERITA.NEWS, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya.

Dalam keterangannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa saat ini telah ditemukan adanya percobaan penipuan dengan modus memberikan sumbangan ke masjid.

Pelaku mengaku sebagai dirinya dan menghubungi pengurus masjid atau masyarakat dengan dalih hendak menyalurkan bantuan dana.

“Pelaku biasanya mengirimkan bukti transfer, namun kemudian mengklaim terjadi kesalahan jumlah transfer. Setelah itu, korban diminta untuk mengembalikan selisih dana yang sebenarnya tidak pernah ada,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).

Baca Juga :  Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan transaksi bantuan dengan cara seperti itu, apalagi meminta pengembalian dana kepada pihak penerima bantuan.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan pejabat, terlebih jika berkaitan dengan transaksi keuangan.

“Jika menerima pesan mencurigakan, sebaiknya segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi atau melaporkannya kepada pihak berwenang,” tambahnya.

Pemerintah Kota Makassar juga mengingatkan agar masyarakat selalu berhati-hati, tidak membagikan informasi pribadi, serta tidak melakukan transfer uang tanpa kepastian yang jelas.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa modus penipuan terus berkembang dan memanfaatkan nama tokoh publik untuk meyakinkan korban.

Oleh karena itu, kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat menjadi kunci utama untuk menghindari kerugian.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

Trending di Makassar