Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Aceh

Nyak Dhien Gajah Desak Mualem Copot Sejumlah Pejabat Strategis di Aceh

badge-check

					Nyak Dhien Gajah. (Foto: Istimewa) Perbesar

Nyak Dhien Gajah. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Banda Aceh – Nyak Dhien Gajah, mantan tahanan politik (tapol) Aceh, mendesak Muzakir Manaf (Mualem) mengambil langkah tegas terhadap sejumlah pejabat strategis di Pemerintah Aceh.

Tokoh yang juga dikenal sebagai juru bicara Relawan Garda Muda Mualem–Dek Fad itu menilai, penyegaran birokrasi sudah tidak bisa ditunda lagi.

Ia menyinggung langkah Mualem yang sebelumnya telah mencopot Aliman dari jabatan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh.

Menurutnya, langkah tersebut seharusnya menjadi pintu masuk untuk membersihkan dinas-dinas lain yang juga dianggap bermasalah.

“Kalau Mualem berani bersih-bersih di Dinas Kelautan, maka jangan ragu melanjutkan ke dinas strategis lain,” tegas Nyak Dhien Gajah, Kamis (25/9/2025).

Ia menyebut tiga posisi penting yang harus segera dievaluasi. Yakni, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Kepala BPKA.

Menurut Nyak Dhien, ketiga posisi tersebut mengelola sektor vital. Mulai dari tenaga kerja, perumahan rakyat, hingga keuangan daerah.

“Kalau kinerjanya tidak maksimal, maka rakyat yang akan menjadi korban,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar birokrasi tidak berjalan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Pejabat publik harus benar-benar bekerja untuk rakyat Aceh, bukan untuk kepentingan pribadi atau elite tertentu,” tambahnya.

Lebih jauh, Nyak Dhien menegaskan bahwa desakan ini bukan sekadar opini pribadi. Melainkan lahir dari aspirasi masyarakat yang menginginkan perubahan nyata di bawah kepemimpinan Mualem–Dek Fad.

“Kalau kita bicara reformasi birokrasi, maka keberanian mencopot pejabat yang tidak amanah adalah bagian dari komitmen tersebut,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

PLN Tak Kunjung Umumkan Hasil Investigasi Pemadaman Aceh, KPA: Jangan Uji Kesabaran Rakyat

24 Oktober 2025 - 22:24 WITA

Pemadaman Listrik

Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Gampong Rundeng Diduga Mandek, Warga Desak Inspektorat Serahkan ke APH

24 Oktober 2025 - 12:03 WITA

Baleg DPR RI Desak Dana Otsus Tak Pernah Berakhir! Ini Alasannya yang Bikin Heboh di Aceh

23 Oktober 2025 - 11:21 WITA

Otsus

Prof. Marniati Gagas Partai Perjuangan Aceh: Gerakan Baru Politik Bermartabat dari Tanah Rencong

21 Oktober 2025 - 18:37 WITA

Deklarasi

Kepala Cabdin Bireuen Tekankan Peran Strategis Wakil Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

20 Oktober 2025 - 17:32 WITA

Trending di Aceh