Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Miskomunikasi: Kades Bua Lapor Propam, Kanit PPA Polres Sinjai Mengaku Amankan Prosedur Pemeriksaan

badge-check

					Gedung Unit PPA Polres Sinjai. (Foto: Berita.News/ Syarif) Perbesar

Gedung Unit PPA Polres Sinjai. (Foto: Berita.News/ Syarif)

BERITA.NEWS, SINJAI – Insiden antara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sinjai, Ipda Andi Muhammad Alyas, dengan Kepala Desa Bua, Andi Azis Soi, pada Senin (15/12) memicu kontroversi.

Ipda Alyas menegaskan tindakannya merupakan prosedur pengamanan ruang pemeriksaan, sementara Andi Azis menilai perilaku oknum tersebut tidak etis dan melaporkannya ke Propam Polda Sulsel.

Versi Kanit PPA: Pengamanan Prosedur Ruang Sensitif

Ipda Andi Muhammad Alyas menjelaskan bahwa saat kejadian, pihaknya tengah melakukan interogasi terhadap seorang pria terduga pelaku kekerasan, sekaligus memeriksa korban kekerasan seksual penyandang disabilitas.

Mengingat sensitivitas kasus tersebut, ia harus memastikan sterilisasi ruangan dari pihak yang tidak berkepentingan.

“Tiba-tiba masuk seorang laki-laki lewat pintu belakang. Saya bertanya ‘Kita siapa?’ sambil memberi isyarat setop berkali-kali namun tidak dijawab. Setelah di hadapan saya, ia baru mengaku sebagai Kades Bua dengan nada tinggi,” ujar Ipda Alyas, Rabu (17/12/2025).

Ia menambahkan bahwa teguran yang diberikan adalah bentuk tanggung jawabnya dalam menjaga keselamatan orang yang diamankan serta privasi korban disabilitas di dalam ruangan tersebut.

Baca Juga :  Kuota Berubah Jadi 44 Jemaah, Pemkab Sinjai Pastikan Pelayanan CJH Maksimal

Ipda Alyas mengaku telah menghubungi Andi Azis via telepon untuk memohon maaf atas miskomunikasi, mengingat dirinya baru bertugas sekitar empat bulan di Sinjai.

Versi Kepala Desa: Keluhan Perlakuan Tidak Humanis

Di sisi lain, Kepala Desa Bua, Andi Azis Soi, menyatakan kekecewaan mendalam atas perlakuan yang diterimanya.

Azis mengaku datang ke Mapolres Sinjai untuk mendampingi dua saksi perempuan karena TKP perkara berada di wilayah desanya.

Namun, Azis menilai sambutan aparat sangat jauh dari prinsip pelayanan humanis.

Ia menyoroti cara bicara bernada tinggi dan perilaku oknum yang dianggap tidak sopan saat berinteraksi.

“Sikap seperti itu sangat tidak etis, apalagi di ruang PPA. Polisi itu pelindung dan pelayan masyarakat, bukan sebaliknya,” tegas Andi Azis.

Buntut dari kejadian ini, Andi Azis menempuh jalur resmi dengan melaporkan dugaan pelanggaran etik tersebut ke Propam Polda Sulawesi Selatan.

Tanggapan Polres Sinjai

Menanggapi konflik ini, Kasi Humas Polres Sinjai, Ipda Agus Santoso, menyatakan bahwa pihaknya akan tetap bersikap profesional dalam menyikapi setiap laporan atau pengaduan secara transparan.

“Seluruh personel ditekankan untuk selalu berpedoman pada aturan, prosedur, dan kode etik kepolisian,” ujar Ipda Agus.

Pihak Polres melihat adanya potensi miskomunikasi dalam insiden tersebut dan akan menjadikannya bahan evaluasi internal guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Statistik Turun, Kepedulian Naik: Potret Kontras Wajah Kemiskinan di Sinjai

22 April 2026 - 18:34 WITA

kemiskinan

Kuota Berubah Jadi 44 Jemaah, Pemkab Sinjai Pastikan Pelayanan CJH Maksimal

21 April 2026 - 21:49 WITA

calon jamaah haji

Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

20 April 2026 - 11:21 WITA

rutan-sinjai

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi
Trending di Sinjai