Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Korban Arisan Fiktif Minta Penyidik Usut Pinjaman Daring

badge-check

					Penasihat hukum, Ardiansyah Arsyad. (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi). Perbesar

Penasihat hukum, Ardiansyah Arsyad. (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi).

BERITA.NEWS, Makassar – Korban penipuan kasus pinjaman daring meminta penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel untuk turut menyelidiki kasus dugaan pinjaman daring yang juga dilakukan oleh kedua tersangka.

Pihak korban, yakni OT, CT dan ST, melalui penasihat hukumnya, Ardiansyah Arsyad mengatakan, dalam praktik arisan daring tersebut, kedua tersangka juga menjalankan praktik pinjaman online yang memungkinkan terjadinya dugaan pencucian uang yang dilakukan keduanya.

“Yang perlu kami pertegas, dalam arisan online ini ada juga pinjaman online. Kami berharap banyak kepada penyidik untuk mengusut lebih jauh karena ada dugaan pencucian uang juga terjadi di dalamnya,” ujarnya, Kamis (5/12/2019).

Ardi, sapaannya, juga berharap agar tim penyidik mengusut orang-orang yang merupakan peminjam dalam praktik pinjaman online tersebut. 

“Jangan cuma si pelaku tapi si peminjam juga harus diusut. Karena peminjam inilah yang dalam praktiknya menggunakan uang yang disetorkan oleh para investor atau pemodal,” jelas Ardi.

“Ini kan prosesnya seperti bank gelap. Mereka menghimpun dana dari masyarakat, lalu disalurkan kepada peminjam dan tidak ada pengawasan dari OJK,” imbuhnya.

Sebelumnya, korban OT (32), CT (32) dan ST (30) mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah setelah mengikuti arisan yang beroperasi melalui media sosial Facebook pada Juni 2019 lalu.

  • Ratih Sardianti Rosi

Loading

Comments

Baca Lainnya

Diburu FBI, WNI Penipu Rp157 Miliar Diciduk di Resor Mewah Phuket

27 April 2026 - 14:34 WITA

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Trending di News