Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

Jualan Minuman dan Makanan, PKL di Sekitar Huadi Group: Alhamdulillah Bisa Umroh

badge-check

					Jualan Minuman dan Makanan, PKL di Sekitar Huadi Group: Alhamdulillah Bisa Umroh Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng – Pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bantaeng bukan isapan jempol semata. Salah satu sektor yang mendorong hal tersebut yakni kehadiran Huadi Group di dalamnya terdapat sejumlah tenan.

Bukan hanya pekerja industri merasakan peningkatan taraf kesejahteraan, namun hal itu juga dirasakan hingga ke pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Huadi Group, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.

Salah satu PKL di areal Huadi Group, Daeng Rosi mengaku bersyukur atas kehadiran perusahaan. Sebab secara tidak langsung berkontribusi terhadap kesejahteraan perekonomian ibu empat anak ini.

Kata Daeng Rosi, penghasilan harian terendah yakni Rp300 ribu hingga tertinggi bisa meraup pendapatan mencapai Rp1 juta. Pendapatan itu ia peroleh dari hasil menjual minuman seperti kopi dan makanan berat.

“Alhamdulillah, pemasukan harian rata-rata bisa Rp500 ribu. Kalau sepi Rp300 ribu. Kadang-kadang kalau ramai sekali bisa satu juta rupiah,” ujarnya saat ditemui, Sabtu 27 Apri 2024.

Bahkan perempuan kelahiran 1965 itu menyebut, dirinya pernah berangkat umroh berkat usahanya berjualan di sekitar Huadi Group tersebut.

Baca Juga :  Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

“Alhamdulillah setahun lalu saya umroh. Itu hasil jualan ku kumpul 30 juta ditambah juga dari anakku, ada juga kerja di dalam (Huadi Group) dua orang, ditambahkan sekitar 20 juta. Jadi saya bisa berangkat umroh tahun lalu. Alhamdulillah,” katanya.

Selama menjadi pedagang kurang lebih 20 tahun, Daeng Rosi menyebut sudah beberapa kali pindah lokasi penjualan. Hingga akhirnya pada 10 tahun silam, ia menetap berjualan di depan pintu masuk Huadi Group.

Menurut Rosi, peningkatan taraf perekonomian keluarganya lebih berkembang di tempatnya sekarang dibanding sebelum-sebelumnya.

“Pernah berjualan di Marina, pernah juga di seberang jalan sana (sekarang Jeti), pernah juga sebelum pantai Marina, ada beberapa kali pindah-pindah. Tapi di sini paling banyak pemasukan,” jelasnya.

Selain Daeng Rosi, terdapat pula sejumlah PKL yang memanfaatkan kehadiran Huadi Group ini. Di beberapa lokasi terpisah, tampak terdapat tenda-tenda non permanen yang menjajakan minuman dingin.

“Ada juga kalau pagi jual es teler. Ada biasa juga jual nasi kuning. Tapi pagi. Kalau ini warungnya daeng Rosi jual sampai malam kah memang tinggal di situ,” kata Irfan, seorang Flagman Huadi Group.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis