BERITA.NEWS, Gowa – Aksi demonstrasi berlangsung memanas di depan Kantor DPRD Kabupaten Gowa, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (21/4/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Poros Pemuda Berlawan (Formula) turun ke jalan menyuarakan sejumlah tuntutan terhadap pemerintah daerah, Selasa (21/4/2026).
Dalam aksi tersebut, massa tampak membentangkan spanduk panjang berisi tuntutan serta melakukan orasi secara bergantian dari atas mobil komando. Bahkan, sebagian ruas jalan sempat ditutup sebagai bentuk protes, sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami perlambatan.

Jenderal Lapangan Poros Pemuda Berlawan (Formula), Fahim, menegaskan bahwa DPRD tidak boleh tinggal diam terhadap berbagai persoalan yang mencuat di tengah masyarakat.
“Kami mendesak DPRD Gowa untuk segera membentuk panitia khusus (pansus) guna mengusut tuntas berbagai dugaan pelanggaran yang terjadi di Kabupaten Gowa,” tegas Fahim dalam orasinya.
Massa juga menyoroti pencabutan beasiswa terhadap mahasiswa bernama Risqilah Amran yang dinilai dilakukan secara sepihak dan tidak transparan.
“Ini bentuk ketidakadilan. Hak penerima harus dikembalikan dan nama baiknya dipulihkan,” lanjutnya.
Selain itu, aksi tersebut turut menyinggung dugaan ketidaktransparanan dalam program pengadaan seragam sekolah gratis tahun anggaran 2025 yang disebut bernilai miliaran rupiah.
“Program ini wajib dibuka ke publik agar tidak menimbulkan kecurigaan,” ujar Fahim.
Fahmi menegaskan, aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial dan akan terus berlanjut jika tidak ada respons dari pihak terkait.
“Kalau tidak ada langkah konkret, kami akan kembali dengan massa yang lebih besar,” katanya.
Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD Kabupaten Gowa maupun Pemerintah Kabupaten Gowa belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa
![]()



























