Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

badge-check

					Kapal tanker melintas di Selat Hormuz. Foto: Atta Kenare Perbesar

Kapal tanker melintas di Selat Hormuz. Foto: Atta Kenare

BERITA.NEWS, Teheran — Komando militer gabungan Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Sabtu (18/4/2026) mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz, setelah sebelumnya sempat dibuka sebagai bagian dari upaya negosiasi dengan Amerika Serikat.

Langkah ini diambil menyusul tudingan Iran bahwa Amerika Serikat telah melanggar komitmen dalam proses perundingan.

Media pemerintah Iran melaporkan, Washington tetap melanjutkan kebijakan blokade terhadap kapal-kapal yang keluar dan masuk pelabuhan Iran.

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan televisi pemerintah dan dikutip oleh Al Jazeera, pihak militer Iran menegaskan bahwa kondisi di jalur pelayaran strategis tersebut kini kembali berada di bawah pengawasan penuh angkatan bersenjata.

Baca Juga :  Aksi Donor Darah PDAM Makassar, Kumpulkan Puluhan Kantong Darah 

“Situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat,” demikian pernyataan tersebut.

Stasiun televisi negara Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) juga menuduh AS terus melakukan tindakan ilegal di kawasan itu, termasuk apa yang mereka sebut sebagai “pembajakan” dan “pencurian” dengan dalih penerapan blokade.

IRGC menegaskan bahwa kendali atas Selat Hormuz kini telah dikembalikan ke status semula, dengan pengawasan militer penuh.

Jalur vital distribusi energi global itu akan tetap berada dalam kontrol ketat hingga AS dinilai benar-benar memulihkan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal internasional.

Penutupan kembali Selat Hormuz berpotensi memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah, mengingat perannya yang krusial sebagai salah satu jalur utama pengiriman minyak dunia.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Aksi Donor Darah PDAM Makassar, Kumpulkan Puluhan Kantong Darah 

21 Mei 2026 - 16:48 WITA

DPRD Gowa Sebut Peluang Hak Angket Sangat Besar

21 Mei 2026 - 14:09 WITA

Kolase foto Gedung DPRD Kabupaten Gowa, ilustrasi palu sidang dan hak angket, serta Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. (Foto: berita.news).

Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku Dorong Semangat Kewirausahaan pelaku UMKM

21 Mei 2026 - 11:22 WITA

Warga Makassar Kini Bisa Sidang di Kantor Dukcapil, Tak Perlu ke Pengadilan

21 Mei 2026 - 11:13 WITA

Gubernur Sulsel Berikan Beasiswa untuk Anak Aktivis LKC Korban Kapal Tenggelam di Pangkep

21 Mei 2026 - 10:05 WITA

Trending di News