Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Data RSUD Sinjai 2026 Terungkap: Penyakit Jantung dan Diabetes Dominasi Pasien

badge-check

					Gedung Kantor RSUD Sinjai. [Foto: Berita.News/ Thatang] Perbesar

Gedung Kantor RSUD Sinjai. [Foto: Berita.News/ Thatang]

BERITA.NEWS, Sinjai — Data terbaru yang dirilis UPT RSUD Sinjai mengungkap fakta yang cukup mengejutkan tentang kondisi kesehatan masyarakat selama Februari 2026. Sabtu (14/3/2026).

Dari ribuan layanan yang diberikan, dua penyakit kronis justru mendominasi daftar penyakit terbanyak pada pelayanan rawat jalan maupun rawat inap.

Pada pelayanan rawat jalan, penyakit yang paling banyak ditangani adalah chronic ischaemic heart disease atau penyakit jantung iskemik kronis dengan total 613 kunjungan pasien.

Dari jumlah tersebut, 267 pasien laki-laki dan 346 pasien perempuan tercatat menjalani pemeriksaan maupun perawatan.

Penyakit jantung iskemik kronis merupakan kondisi berkurangnya aliran darah ke otot jantung akibat penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah koroner.

Kondisi ini sering kali dipicu oleh sejumlah faktor risiko seperti kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tidak terkontrol, diabetes, hingga pola hidup yang kurang sehat.

Sementara itu, pada pelayanan rawat inap, penyakit yang paling banyak dirawat adalah non insulin dependent diabetes mellitus atau diabetes melitus tipe 2.

Baca Juga :  Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

Selama Februari 2026 tercatat 66 pasien dirawat karena penyakit ini, yang terdiri dari 28 pasien laki-laki dan 38 pasien perempuan.

Diabetes tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah akibat resistensi insulin atau produksi insulin yang tidak mencukupi.

Kondisi ini kerap dipengaruhi oleh faktor keturunan, pola makan tidak sehat, kelebihan berat badan, serta kurangnya aktivitas fisik.

Direktur UPT RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies, mengatakan data tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan sejak dini.

“Data ini menunjukkan bahwa penyakit kronis seperti jantung dan diabetes masih menjadi masalah kesehatan utama di masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti mengatur pola makan, rutin berolahraga, menghindari rokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujar dr. Kahar.

Ia menambahkan, RSUD Sinjai terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus melakukan edukasi kepada masyarakat agar penyakit kronis dapat dicegah sejak awal.

“Pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan. Jika masyarakat semakin sadar untuk menjaga kesehatan, maka risiko penyakit kronis yang dapat berdampak serius bisa ditekan,” tambahnya.

Melalui publikasi data ini, pihak RSUD Sinjai berharap masyarakat dapat lebih waspada dan mulai menjalani gaya hidup yang lebih sehat demi menjaga kualitas hidup di masa mendatang.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

20 April 2026 - 11:21 WITA

rutan-sinjai

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal
Trending di Sinjai