Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Bising dan Berdebu, Perusahaan Stone Cruisher di Bantaeng Dikeluhkan Warga

badge-check

					Ilustrasi mesin pemecah batu. (Int) Perbesar

Ilustrasi mesin pemecah batu. (Int)

BERITA.NEWS, Bantaeng – Keberadaan perusahaan pemecah batu di Dusun Birea, desa Pa’jukukang, kecamatan Pa’jukukang, kabupaten Bantaeng selama beberapa tahun terakhir ini sudah sangat meresahkan warga sekitar.

Hal tersebut disebabkan akan adanya suara bising serta debu yang menyengat yang berasal dari perusahaan besar yang menggunakan Stone Crusher itu.

Padahal seyogyanya sebuah perusahaan besar seperti yang terletak di dusun Birea ini memiliki perlengkapan termasuk keamanan yang harusnya cukup memadai.

Menurut salah seorang warga dusun Birea, Daeng Juma kalau perusahaan batu tersebut jika beroperasi membuat warga disekitar terganggu karena suaranya yang cukup besar dan sampai kepemukiman.

“Bukan hanya suaranya yang besar akan tetapi dehunya juga sudah sangat mengganggu warga perkampungan” ungkapnya, Senin (23/12 /2019).

Bahkan menurutnya jika musim proyek perusahaan tersebut beroperasi hampir 24 jam sehingga ketika dimalam hari warga disekitar agak susah tidur karena terganggu dengan suara mesin dari perusaan tersebut.

Kepala bagian (Kabag) Ekonomi pemkab Bantaeng, Andi Surianti menyampaikan kalau terkait permasalahan yang terjadi di perusahaan pemecah batu yang ada di kecamatan Pa’jukukan tersebut adalah sepenuhnya kewenangan Provinsi.

Sementara itu salah seorang staf pengelola perusahaan Stone Cruisher yang ada di dusun Birea, Azis menyampaikan kalau pihaknya akan sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan yang selama ini mengeluhkan warga sekitar.

Dirinya juga menyampaikan kata maaf atas apa yang dialami oleh warga selama ini.

“Minta maaf pak keluhan masyarakat itu insya Allah bulan depan kami atasi pak” jawabnya singkat.

  • Saharuddin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Diburu FBI, WNI Penipu Rp157 Miliar Diciduk di Resor Mewah Phuket

27 April 2026 - 14:34 WITA

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Trending di News