Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Menteri Perindustrian Lirik Takalar sebagai Pusat Kawasan Industri

badge-check

					Rombongan Dirjen KPAII Dody Rahadi. (BERITA.NEWS/Hasrullah) Perbesar

Rombongan Dirjen KPAII Dody Rahadi. (BERITA.NEWS/Hasrullah)

BERITA.NEWS, Takalar – Setelah berhasil memikat investor dari China, Malaysia, pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Perindustrian mendukung penuh pembangunan kawasan industri Takalar yang terletak di Desa Laikang dan Desa Punaga, Kecamatan Mangngarabombang. 

Dukungan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Dody Rahadi bersama Direktur Perwilayahan Industri (PI) Ignasius Warsito usai mengunjungi lokasi pembangunan kawasan industri di Desa Laikang, Rabu (11/9/2019). 

“Kita punya potensi daerah, lokasi yang baik tadi,  tentunya ini ingin kita jadikan sama-sama. Calon investornya ada, pengembangnya ada, pemerintahnya dukung dan kepala daerahnya juga. Inshaallah kita bisa jadi potensi ini nyata,” Kata Dirjen KPAII Dody Rohadi. 

Lebih lanjut, Dody menyampaikan bahwa sebagai salah satu daerah pengembangan industri di Sulawesi, kabupaten Takalar memiliki peluang besar dalam pembangunan kawasan industri ini. 

“Kita sudah lakukan FGD pembangunan industri di Papua Barat, Papua dan Sulawesi, salah satunya Takalar dan besar peluang apalagi kita sudah bertemu dengan investornya dari China,” Pungkasnya. 

Dari dukungan dari Kementrian Perindustrian ini, Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt, MM semakin optimis pembangunan kawasan industri Takalar mampu diwujudkan. 

Terlebih lagi, dengan pemindahan ibukota Indonesia ke Kalimantan Timur yang memberikan peluang besar bagi kabupaten Takalar menjadi daerah penopang industri ibukota nantinya. 

“Perjalanan kita membangun ini sudah berlangsung dari tahun lalu dengan membangun kerjasama dengan PT. KBN. Kita optimis kawasan transmigran ini berubah menjadi kawasan industri, dan nantinya Sulawesi Selatan termasuk Makassar, kabupaten Takalar dan Bantaeng akan menjadi penyokong industri ibukota karena berhadapan langsung. Dan ini akan dilirik China karena jalur transportasi laut juga langsung. Tidak perlu lagi ke Selat Malaka,” papar Bupati Takalar.

Saat ini kawasan industri Takalar yang awalnya merupakan kawasan pencanangan transmigrasi telah beralih menjadi kawasan industri berdasarkan surat keputusan Gubernur Sulsel. 

Kunjungan Dirjen KPAII dan Dirjen PI serta Direktur KBN juga menghadirkan tim Masterplan  pembangunan kawasan industri. Sehari sebelumnya, juga kawasan industri Takalar dikunjungi oleh Investor lokal.

  • Hasrullah

Loading

Comments

Baca Lainnya

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.
Trending di Daerah