Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

badge-check

BERITA.NEWS, Maros – Ketegangan yang sempat memanas akibat aksi penyerangan dan pelemparan rumah warga yang melibatkan pemuda dari Desa Kuri Lompo dan Desa Bonto Mattene berhasil diredam.

Polsek Lau Polres Maros bersama pemerintah setempat bergerak cepat melakukan mediasi guna mencegah konflik meluas menjadi perang kelompok.

Upaya penyelesaian dilakukan melalui kegiatan konseling dan dialog terbuka yang digelar di Aula Kantor Camat Marusu, Jumat (24/4).

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Marusu.

Suasana pertemuan berlangsung serius namun kondusif. Kedua kelompok pemuda yang sebelumnya terlibat bentrok dihadirkan langsung bersama keluarga masing-masing.

Mereka diberi ruang untuk menyampaikan kronologi kejadian serta pemicu konflik, sehingga tercipta pemahaman bersama sebagai dasar penyelesaian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Marusu Syamsul Idrus, Kapolsek Lau AKP Syamsir, jajaran kepolisian dari Reskrim dan Intelkam, kepala desa dari kedua wilayah, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bagian penting dalam mendorong penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

Kapolsek Lau AKP Syamsir menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan mengedepankan langkah preventif dan kekeluargaan.

“Kami melibatkan semua pihak, baik pemerintah, kepolisian, maupun keluarga. Harapannya para pemuda tidak lagi mengulangi perbuatan yang merugikan dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Melalui proses mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai. Mereka berkomitmen tidak mengulangi tindakan yang dapat memicu konflik serupa di kemudian hari. Orang tua masing-masing juga menyatakan kesiapannya untuk lebih aktif mengawasi dan membina anak-anak mereka.

Kesepakatan damai ini disambut lega oleh masyarakat setempat yang sebelumnya sempat diliputi kekhawatiran akan potensi bentrokan susulan. Aparat berharap hasil mediasi ini dapat menjadi titik balik bagi para pemuda untuk kembali menjaga hubungan baik antarwarga.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Hingga saat ini, situasi di Kecamatan Marusu dilaporkan kondusif, dengan harapan komitmen damai yang telah dibangun dapat terus dijaga oleh semua pihak.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Trending di Daerah