Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Ari Ashari Ilham Sosialisasi Perda Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

badge-check

					Ari Ashari Ilham Sosialisasi Perda Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Perbesar

MAKASSAR, BERITA.NEWS – Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 206 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSJL), di Hotel Favor, Jl Lasinrang, Minggu (10/12/2023).

Dalam sosialisasi, legislator dari Fraksi NasDem ini menghadirkan dua narasumber. Keduanya adalah Lurah Maccini Sombala, Saddam Musma dan Plt Kabag Humas DPRD Makassar, Muh Yusran

Ari Ashari Ilham menyampaikan perda TSJL ini mesti diketahui oleh perusahaan. Melalui aturan ini, mereka diwajibkan untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Sudah tanggung jawab perusahaan dan sangat penting untuk diketahui. TSJL ini merupakan kewajiban perusahaan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” jelas Ari sapaan akrabnya.

Begitu juga dengan masyakarat. Anggota Komisi B ini mengatakan bahwa mereka turut perlu paham terkait TSJL ini. Sebab ada hak mereka didalamnya.

“Masyakarat juga perlu tahu karena hak kita untuk meminta CSR. Apalagi jika perusahaan itu sudah berdampak pada lingkungan sekitar,” tambah Ari.

Sebagai legislator, ia pun menegaskan perda ini akan terus disosialisasikan. “Kami wajib mensosialisasikan apa saja Perda yang ada di Kota Makassar, termasuk TJSL ini,” tukas Mesakh.

Plt Kabag Humas DPRD Makassar, Muh Yusran menjelaskan bahwa CSR diambil dari sedikit dari keuntungan perusahaan. Dalam aturannya, perusahaan diwajibkan untuk menyalurkanya berdasarkan asas kepentingan umum.

“Harus disiapkan, jadi sisa dari keuntungan harus dialokasikan untuk CSR demi menjaga lingkungan di sekitarnya,” jelas Yusran.

“Jadi CSR merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berperan serta dalam pembangunan. Tidak ada alasan untuk menolak karena ada sanksinya juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Maccini Sombala, Saddam Musma mengungkapkan bahwa sejauh ini banyak beragam macam bentuk CSR yang disalurkan. Seperti misalnya bantuan dana dan bantuan sarana.

“Perusahaan biasanya dapat memberikan bantuan berupa Dana dan Prasarana,” ungkap Saddam.

Senada dengan Ari Ashari, Saddam juga mendorong agar perusahaan di Makassar untuk tetap memperhatikan lingkungan sekitar. Caranya dengan penyaluran CSR.

“Jadi pada intinya seluruh perusahaan yang berdomisili di Makassar itu wajib memberikan CSR. Ruang lingkupnya bisa apa saja,” tutupnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou
Trending di Politik