Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Andi Pahlevi Sebut PUG Merupakan Kesetaraan Antara Laki-laki dan Perempuan

badge-check

					Andi Pahlevi Sebut PUG Merupakan Kesetaraan Antara Laki-laki dan Perempuan Perbesar

MAKASSAR, BERITA.NEWS– Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Pahlevi menyebut perempuan memiliki potensi besar dalam pembangunan. Terlebih, kesetaraan dan keadilan gender mulai dilakukan oleh pemerintah melalui emansipasi.

Hal itu disampaikan Andi Pahlevi saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan, di Hotel Grand Palace, Jl Tentara Pelajar, Minggu (15/10/2023).

“Kita bisa lihat, perempuan saat ini hampir atau dominan kepala dinas di Kota Makassar. Kemudian, 30 persen di DPRD harus perempuan, ini menunjukkan potensi perempuan dalam pembangunan,” jelas Andi Pahlevi.

Hadirnya Perda tentang PUG ini, Politisi Gerindra ini mengatakan, peran perempuan harus dimaksimalkan. Kemudian, masalah gender tak berbicara perihal jenis kelamin tetapi kesetaraan dalam segala hal.

“Biasanya bicara gender orang berpikirnya jenis kelamin. Padahal, yang dimaksud ini kesetaraan baik laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Andi Pahlevi menjelaskan, ada dua poin penting dalam Perda tentang PUG dalam pembangunan, yakni kesetaraan dan keadilan.

Kesetaraan gender maksudnya dalam perda ini adalah kesamaan derajat disegala bidang pembangunan. Sementara, arti dari keadilan bagaimana semua pihak menghargai kodrat perempuan.

“Keadilan gender, misalnya perempuan bisa hamil sehingga memang perlu ada perhatian semua pihak,” jelasnya.

Kata dia, permasalahan gender menjadi penting. Sehingga, hal itu menjadi latarbelakang mengambil regulasi ini dan berharap disebarluaskan ke seluruh lapisan masyarakat.

“Kami, dengan hadirnya perda ini menjadi ligitimasi keseteraan baik hak dan kewajiban perempuan di segala aspek,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Makassar, Andi Amalia Malik menyampaikan, banyak potensi yang bisa dilahirkan perempuan, terutama berkaitan dengan pembangunan. Hal itu, bisa dimulai kodrat perempuan yakni melahirkan.

“Laki-laki tidak bisa, perempuan yang punya itu. Nah, disinilah peran perempuan ketika melahirkan. Generasi bangsa lahir dan ini perlu perhatian tidak hanya keluarga tetapi juga pemerintah,” jelas Amalia Malik.

Dia menambahkan, program tidak bisa berjalan maksimal jika tidak didukung anggaran. Sehingga, Legislatif dan Eksekutif bisa menyusun bersama.

“Kita harap perempuan dan laki-laki berpartisipasi terhadap penyusunan program soal gender,” cetusnya.

Kata dia, persoalan gender ini perempuan dan laki. Sehingga, dimana mereka bisa mengevaluasi pelaksanaan gender di pemerintahan. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou
Trending di Politik