Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Abdul Wahid Pahamkan Warga Soal Kesetaraan Gender

badge-check

					Abdul Wahid Pahamkan Warga Soal Kesetaraan Gender Perbesar

MAKASSAR, BERITA.NEWS – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahid menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengarustamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan, di Hotel Maxone, Jalan Taman Makam Pahlawan, Rabu (31/5/2023).

Dalam sosialisasi ini, legislator dari Fraksi PPP mengundang dua narasumber. Ialah Kepala Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar, Achi Soleman dan Fungsional DPRD, Muh Yusran.

Abdul Wahid menyampaikan bahwa perda ini hadir menjadi jawaban dari salah satu masalah yang acap kali dihadapi saat ini. Di mana tidak ada perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan.

“Jadi disejajarkan antara laki-laki dan perempuan. Mereka punya peranan yang sama dalam berkehidupan,” ujar Abdul Wahid.

Kesetaraan itu, kata Wahid, sudah banyak diterapkan. Misalnya aturan 30 persen untuk kuota calon legislatif perempuan yang maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Makassar 2024.

“Ini adalah kesempatan bagi perempuan untuk terjun menjadi caleg dan menyuarakan juga hak warga,” tambah Abdul Wahid.

Olehnya, Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar ini mengajak warga untuk paham tentang kesetaraan gender. “Ada peran masing-masing dan itu untuk pembangunan Makassar,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala DPPPA Makassar, Achi Soleman menyatakan bahwa perda PUG berfokus bagaimana kesetaraan gender dalam membangun kota Makassar.

“Jadi ini adalah strategi pembangunan di kota Makassar melalui kesetaraan yang dilihat dari beberapa aspek,” ucap Achi–sapaan akrabnya.

Salah satunya, kata Achi, adalah perihal isu manfaat dalam kesetaraan gender. Ia mencontohkan seperti program UMKM pada lorong wisata yang harus dirasakan manfaatnya baik laki-laki maupun perempuan.

“Pemanfaatannya tentu saja harus dirasakan semua pihak tanpa terkecuali. Jangan cuma ibu-ibu saja tapi laki-laki juga,” tambahnya.

Terakhir, Fungsional DPRD Makassar, Muh Yusran menilai kesetaraan gender saat ini makin disadari oleh masyarakat. Hanya saja perlu ditekankan dalam beberapa hal.

“Kalau di Makassar saya lihat sudah baik tapi perlu kita disosialisasikan lagi bagaimana kesetaraan gender itu,” ujarnya.

“Saya tidak bisa bicara banyak soal ini karena ada ahlinya. Yang bisa saya sampaikan kalau laki-laki dan perempuan itu harus punya peran yang sama,” tukas Muh Yusran. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou
Trending di Politik