Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Percepatan Digitalisasi Tingkat Provinsi Gorontalo, Kepala Bapenda Luwu Jadi Pemateri

badge-check

					Percepatan Digitalisasi Tingkat Provinsi Gorontalo, Kepala Bapenda Luwu Jadi Pemateri Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, diundang sebagai pembicara dan memberikan materi pada tingkat Provinsi Gorontalo baru-baru ini.

Kepada Berita News, senin, (20/2/2023), Andi Palanggi menyampaikan, diundangnya dirinya sebagai pemateri oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, kaitan prestasi Pemerintah Kabupaten Luwu, menjadi terbaik pertama di Kawasan Indonesia Timur dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

“Kegiatannya sebenarnya pekan lalu. Namun ini kami sampaikan dan merupakan hal yang membanggakan. Bahwa hasil kerja kita menjadi perhatian pemerintah daerah di Indonesia, diantaranya Pemprov Gorontalo dalam hal ini Bupati Bone Bolango,” ujarnya.

“Mereka mengundang kita sebagai pemateri dalam rangka meningkatkan awareness, wawasan, serta inovasi perluasan dan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah di Provinsi Gorontalo, ” lanjut Palanggi.

Kegiatan ini terjalin kerjasama antara TP2DD Kabupaten Bone Bolango berkolaborasi bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, yang bertajuk Capacity Building dan Studi Banding TP2DD se-Provinsi Gorontalo.

Kepala Bapenda Kabupaten Luwu, dalam pemaparannya menjelaskan sejumlah kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu dibawah kepemimpinan Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, terkait transaksi digitalisasi di Kabupaten Luwu baik dalam lingkup pemerintahan maupun di tengah – tengah masyarakat.

Berikut data transaksi digital yang disajikan Kepala Bapenda pada acara tersebut, yang menjadi salah satu indikator Kabupaten Luwu berhasil dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Tingkat Kabupaten Luwu, transaksi QRIS dari tahun 2021 hanya Rp11 juta naik menjadi Rp1, 6 miliar di tahun 2022 dengan rincian transaksi dari pajak 1.372.489.092 dan retribusi 249.142.957.

Transaksi Digital Pajak PBB tahun 2021 Rp 14 juta tahun 2022 naik menjadi Rp3,5 miliar, terdiri dari Qris Rp467 juta, Mobile Banking Rp3 miliar, Indomaret Rp 774 juta dan E-Commerce Rp9 juta.

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah