Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

PLTA Poso Ekstensi 2 Siap Beroperasi Pasok Listrik Bersih di Sulawesi

badge-check

					Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso. ANTARA/HO-PLN. Perbesar

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso. ANTARA/HO-PLN.

BERITA.NEWS, Jakarta – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso ekstensi tahap 2 berkapasitas 4×50 megawatt telah mengantongi sertifikat laik operasi pada 10 Desember 2021 dan siap beroperasi memasok listrik bersih di Sulawesi.

General Manager PLN UIP Sulawesi Defiar Anis mengatakan pencapaian ini membuat sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan memiliki bauran energi baru terbarukan tertinggi di Indonesia.

“Pada masa transisi energi ini PLN dan Poso Energy berhasil merampungkan pembangunan PLTA Poso ekstensi tahap kedua berkapasitas 4×50 megawatt,” kata Defiar.

PLTA Poso memiliki total kapasitas 515 megawatt dengan rincian PLTA Poso eksisting berkapasitas 3×65 megawatt yang telah beroperasi sejak tahun 2012.

PLTA Poso ekstensi tahap pertama berkapasitas 4×30 megawatt telah beroperasi sejak Februari 2020, dan PLTA Poso ekstensi tahap kedua memiliki kapasitas 4×50 megawatt.

“Listrik dari PLTA Poso ekstensi tahap kedua akan segera bergabung dalam sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan,” ujar Defiar.

Sebelum masuknya PLTA Poso ekstensi tahap kedua ini cadangan daya sistem Sulawesi Bagian Selatan sebesar 591,5 megawatt dengan beban puncak sistem kelistrikan sebesar 1.517,6 megawatt dan daya mampu sebesar 2.109,1 megawatt.

Jika PLTA Poso yang baru ini masuk, maka cadangan daya akan meningkat menjadi 791,5 megawatt dan daya mampu akan meningkat menjadi 2.309,1 megawatt dengan bauran energi bersih sebesar 40 persen atau sebesar 940 megawatt.

“Dengan bauran energi baru terbarukan mencapai 40 persen dari total daya mampu yang ada menjadikan bauran tertinggi di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat membantu mengejar target bauran energi baru terbarukan di Indonesia sebesar 23 persen pada 2025 dan mengejar target net zero emmision di pada 2060,” pungkas Defiar.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis