Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Mentan SYL Sebut Tak Ingin Main-main dalam Penanganan Korupsi

badge-check

					Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyerahkan sertifikat penghargaan kepada 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian yang berhasil membangun Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (13/12/2021) (Antara/Subagyo) Perbesar

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyerahkan sertifikat penghargaan kepada 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian yang berhasil membangun Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (13/12/2021) (Antara/Subagyo)

BERITA.NEWS, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan tidak akan main-main dalam penanganan tindakan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai salah satu upaya memperkuat sektor pertanian di tanah air.

Saat menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (13/12/2021), Mentan SYL mengatakan hanya kebodohan dan kemalasan membaca aturan, bagi yang masih mau korupsi, mereka tidak mau belajar. Menurut dia, orang yang salah (korupsi) adalah mereka yang melanggar SOP.

“Hakordia, merupakan peringatan orang yang masih korupsi dan mengingatkan untuk belajar dari apa yang terjadi selama ini. Jadi hal tersebut tidak main-main. Sebab, Kementerian Pertanian ingin menjadi yang terbaik di negara ini,” ujarnya pada peringatan Harkodia Kementan bertema “Mewujudkan Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern Tanpa Korupsi “.

Pada kesempatan tersebut Mentan secara resmi meluncurkan aplikasi Kaldu Emas (Kanal Pengaduan Elektronik Masyarakat) dan Sistem Informasi Gratifikasi Pertanian (SIGAP-UPG) sebagai upaya nyata dalam meningkatkan efektivitas pencegahan, penanganan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementan.

Melalu aplikasi Kaldu Emas masyarakat dapat menyampaikan pelanggaran dan/atau ketidakpuasan terhadap layanan Kementan.

Aplikasi ini juga digunakan sebagai feedback bagi pimpinan di lingkungan Kementerian Pertanian atas pelaksanaan program/kegiatan utama dan layanan pertanian

Diharapkan aplikasi ini dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi dalam pelaksanaan program/kegiatan dan layanan pertanian.

Sedangkan aplikasi Sigap sebagai sarana memberikan kemudahan bagi seluruh pimpinan dan seluruh pegawai lingkup Kementan dalam melaporkan penerimaan gratifikasi non kedinasan maupun kedinasan.

Aplikasi ini dibangun dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan gratifikasi di lingkungan Kementan dengan fitur pelaporan gratifikasi online bagi pengguna. Aplikasi ini juga menjadi sistem untuk membantu Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Kementan untuk mengelola laporan gratifikasi dengan lebih mudah dan cepat.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata yang hadir pada acara tersebut mengatakan Hakordika merupakan peringatan Bangsa Indonesia masih tergolong negara yang tingkat korupsinya tinggi.

“Ini bukan perayaan, tapi peringatan bahwa bangsa kita masih tergolong yang tingkat korupsinya masih tinggi. Karena apa? negara yang tingkat korupsinya rendah nggak ada peringatan seperti ini. Di Singapura nggak ada karena sudah bagus,” kata dia.

Dia mengatakan peringatan Hakordia setiap tahun untuk menyadarkan anak bangsa.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou
Trending di Politik