Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Sekda Gowa Sebut Kebutuhan Pangan di Gowa Aman

badge-check

					Sekda Gowa Sebut Kebutuhan Pangan di Gowa Aman Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsinah menyebutkan bahwa sejauh ini kebutuhan pangan untuk masyarakat di Kabupaten Gowa masih aman.

Hal ini diungkapkan saat mengikuti Rapat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2020 secara Virtual di Peace Room A’Kio Kantor Bupati Gowa, Kamis (22/10/2020).

“Kabupaten Gowa alhamdulillah. Baru-baru kita mengadakan pertemuan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) ini seluruh SKPD terkait menyampaikan bahwa persediaan cukup untuk masyarakat Gowa,” ujar Kamsinah.

Bahkan Kamsinah menyebutkan bahwa, TPID Kabupaten Gowa terus melakukan pengawasan dan pemantauan harga-harga agar tidak tidak terjadi lonjakan.

“Untuk pengawas harga, yang masuk tim ini rutin berkunjung ke pasar-pasar untuk mengecek harga kebutuhan pokok agar tidak melonjak tinggi,” tandasnya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat membuka Rakornas ini mengatakan bahwa kondisi saat ini Pemerintah pusat maupun daerah dituntut untuk mampu mempertahankan tingkat infalsi agar tidak terlalu rendah. Menurutnya Inflasi harus bisa dijaga pada titik keseimbangan agar memberikan stimulus kepada produsen untuk tetap berproduksi.

“Saat ini menjaga keseimbangan suplai demand sangat penting agar di saat perekonomian kita mulai pulih dan daya beli masyakarat kembali normal, tidak terjadi lonjakan signifikan terhadap harga-harga,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

Lanjut Jokowi, dalam upaya pengendalian inflasi Pemerintah Pusat telah melakukan berbagai upaya untuk bisa mengendalikan harga-harga. Salah satunya dengan terus mendorong ketersediaan kebutuhan pangan dan mendorong daya beli masyarakat.

Jokowi menyebutkan bahwa beberapa upaya yang telah dilakukan Pemerintah pusat yaitu menyalurkan berbagai skema progarm perlindungan sosial. Mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Kartu Prakerja, Subsidi Gaji, Bansos produktif bantuan modal UMKM.

“Dengan berbagai skema bansos tesebut diharapkan dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga, menaikkan kembali demand dan akhirnya akan mendorong tumbuhnya suplai,” jelasnya.

Olehnya itu, dirinya juga berharap apa yang telah dilakukan pemerintah pusat diperkuat lagi di daerah dengan percepatan realisasi APBD terima belanja-belanja sosial, belanja modal yang mendukung pemulihan ekonomi terutama sektor UMKM.

“Saya minta agar belanja Kementerian u dan lembaga serta Pemerintah Daerah agar mengutamakan penyerapan produk-produk dalam negeri baik produk pertanian maupun produk UMKM,” harapnya.

Selain itu, dirinya juga meminta para Gubernur, Bupati dan Walikota agar betul-betul memperhatikan ketersediaan pangan di wilayah masing-masing.

“Dalam hal ketersediaan pangan, saya minta kepada para Kepala Daerah hati-hati. Ketersediaan data merupakan hal yang sangat penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat. Segera perkuat data informasi pangan,” tandasnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.
Trending di Daerah