Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Angka Kemiskinan Bulukumba Menurun Wakil Bupati Belum Puas

badge-check

					Wabup Bulukumba Tommy Satria Yulianto saat mengikuti rapat kordinasi penanggulangan kemiskinan. (BERITA.NEWS/IL). Perbesar

Wabup Bulukumba Tommy Satria Yulianto saat mengikuti rapat kordinasi penanggulangan kemiskinan. (BERITA.NEWS/IL).

BERITA.NEWS, Bulukumba – Upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam pengentasan kemiskinan menunjukkan angka yang positif. Sesuai data Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Kota Tahun 2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, angka kemiskinan Kabupaten Bulukumba berada pada angka 7,26 persen atau mengalami penurunan dari 7,48 persen pada tahun 2018.

Data terakhir angka kemiskinan tersebut dipaparkan oleh Kepala BPS Sulawesi Selatan Yos Rusdiansyah dalam rapat koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Provinsi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan yang dihadiri para Wakil Bupati/Walikota se Sulawesi Selatan, Senin (9/12/2019).

Dalam data BPS, tergambar Kabupaten Bulukumba berada pada posisi 7 besar paling terendah tingkat kemiskinannya setelah Soppeng (7,25), Luwu Timur (6,98), Wajo (6,91), Parepare (5,26), Sidrap (4,79) dan Makassar (4,28)

Yos Rusdiansyah menyebutkan beberapa faktor penyebab kemiskinan yaitu akses yang sulit, minimnya fasilitas publik, kualitas SDM yang rendah, potensi wilayah, serta kondisi perekonomian suatu daerah.

Untuk menurunkan angka kemiskinan, tambahnya Yos, pemerintah daerah harus mengoptimalkan jaminan dan bantuan sosial yang ada sekarang ini. “Selain itu harus berupaya meningkatkan kesempatan kerja dan produktivitas tenaga kerja,” imbuhnya.

Meski angka kemiskinan menurun, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto yang hadir dalam rakor tersebut mengaku belum merasa puas dengan pencapaian tersebut. Olehnya itu, pihak akan terus berupaya melakukan berbagai strategi penanggulangan kemiskinan melalui sinergitas lintas sektor.

“Intinya pelaksanaan program kegiatan dari OPD-OPD kita upayakan harus pro poor, pro job dan pro growth,” bebernya.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Diburu FBI, WNI Penipu Rp157 Miliar Diciduk di Resor Mewah Phuket

27 April 2026 - 14:34 WITA

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Trending di News