Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Menangis di Pinggir Jalan Poros Bulukumba, Bocah dari Sinjai Ditemukan Warga Usai Kabur dari Rumah

badge-check

					Warga Bulukumpa menemukan seorang bocah yang diduga kabur dari rumah di Jalan Poros Bulukumba–Sinjai. [Foto: Tangkapan Layar/ Net] Perbesar

Warga Bulukumpa menemukan seorang bocah yang diduga kabur dari rumah di Jalan Poros Bulukumba–Sinjai. [Foto: Tangkapan Layar/ Net]

BERITA.NEWS, Sinjai — Seorang bocah asal Bikeru, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, ditemukan warga berjalan kaki di Jalan Poros Bulukumba–Sinjai dalam kondisi basah kuyup dan tersedu-sedu menangis.

Bocah tersebut diketahui telah menempuh perjalanan belasan kilometer seorang diri setelah meninggalkan rumahnya pada Senin (9/3/2026).

Perjalanan panjang itu diduga dilakukannya untuk menuju Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, tempat keluarganya berada.

Warga yang menemukan bocah tersebut awalnya merasa iba melihat kondisinya yang lelah dan menangis di tepi jalan.

Setelah ditenangkan, warga mencoba menanyakan identitasnya.

Bocah itu kemudian menyebut nama kedua orang tuanya, Ramli dan Jume, yang merupakan warga Bikeru, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan.

Meski sempat ditenangkan warga, bocah tersebut tetap bersikeras melanjutkan perjalanan menuju Desa Salassae dengan berjalan kaki.

Baca Juga :  Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

Informasi yang dihimpun dari warga setempat menyebutkan bahwa bocah itu diduga meninggalkan rumah karena tidak tahan sering dimarahi oleh orang tuanya.

“Dia kabur karena tidak tahan dimarahi oleh orang tuanya,” kata Satri, warga Bikeru, Rabu (11/3/2026).

Menurut Satri, tekanan verbal yang dialami bocah tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama.

Bahkan, bukan hanya bocah itu yang diduga mengalami hal serupa, tetapi juga kakaknya.

Keduanya diketahui tinggal bersama ayah mereka, sementara ibu kandungnya saat ini telah berpisah dan berada di Kabupaten Sidrap.

Saat ini bocah tersebut telah berada dalam pengawasan keluarganya di Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut.

Kapolsek Sinjai Selatan AKP Muh Anwar mengatakan pihaknya tengah menelusuri identitas anak tersebut serta penyebab ia meninggalkan rumah.

“Kami sedang menelusuri identitas anak itu dan permasalahan sehingga ia kabur dari rumah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih bijak dalam mendidik anak.

Menurutnya, anak merupakan generasi masa depan yang perlu dibimbing dengan baik agar kelak dapat membanggakan keluarga serta berguna bagi bangsa dan negara.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

20 April 2026 - 11:21 WITA

rutan-sinjai

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal
Trending di Sinjai