Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

Huadi Group dan Ekonomi Efek di Bantaeng dan Sulsel

badge-check

					Huadi Group dan Ekonomi Efek di Bantaeng dan Sulsel Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Sejak beroperasi perusahaan smester Huadi Group betul-betul mempengaruhi daya beli masyarakat Kabupaten Bantaeng hingga saat ini.

Hal tersebut dikemukakan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov Sulsel, Ichsan Mustari saat ditemui, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 4 Maret 2024.

Menurut Ichsan kantong-kantong kemiskinan dan ekonomi memiliki pengaruh besar dengan kehadiran investor di sebuah wilayah, seperti di Kabupaten Bantaeng dan daerah Luwu Raya yang sudah memiliki perusahaan multinasional maupun multi internasional.

“Tentu seperti itu logika ekonomi seperti itu memang. Artinya persoalan kemiskinan itu diselesaikan dengan adanya investor seperti ini (Huadi Group). Kemudian bagaimana kemampuan daya beli masyarakat meningkat karena itu kan hitungan ekonominya,” kata dr. Ichsan kepada awak media, Senin, 4 Maret 2024.

Lebih jauh ia menjelaskan, berbagai perusahaan baik smelter maupun tambang di Sulawesi Selatan (Sulsel) ini hampir semua merekrut Sumber Daya Manusia (SDM) lokal masing-masing daerahnya.

Hal tersebut menjadi sebuah komitmen perusahaan atau investor untuk menjamin kesejahteraan atau pendapatan masyarakat sekitar perusahaan, atau ekonomi efek.

Baca Juga :  Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

“Daya beli mereka (Masyarakat), kemampuan mereka kan nggak mungkin orang bisa mengeluarkan duit kalau tidak ada pendapatannya atau duitnya,” lanjut dr. Ichsan.

Kendati demikian, diharapkan para investor betul-betul membina masyarakat sekitar baik melalui CSR maupun bantuan lainnya.

“Tentu ada beberapa juga, tentu bagaimana mereka bisa membina kehidupan masyarakat sekitar,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Sulsel, Andi Eka Prasetya mengaku, saat ini pihaknya tengah berkunjung ke berbagai daerah di Sulsel, terutama daerah yang memiliki investasi, baik pertambangan maupun smelter di Bantaeng dan Luwu.

“Jadi kegiatan kunjungan-kunjungan ke beberapa kabupaten untuk awal tahun. Kami bertujuan untuk memonitoring dan Koordinasi Pemerintah Daerah (Pemda),” kata Andi Eka kepada awak media belum lama ini.

Menurut dia, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten kota harus betul-betul perhatikan dan jaga investasi di sebuah daerah.

“Bersama cabang dinas melihat kondisi tambang di daerah dan memantau apakah proses yang dijalankan sesuai izin, serta betul-betul memenuhi dan mematuhi ketentuan lainnya,” pungkasnya.

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis