Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Tutup MTQ Tingkat Kecamatan, Ini Pesan Tommy ke Pemdes dan Kelurahan

badge-check

					Tutup MTQ Tingkat Kecamatan, Ini Pesan Tommy  ke Pemdes dan Kelurahan Perbesar

BERITA.NEWS, Bulukumba – Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Bulukumpa yang digelar di Desa Jojjolo resmi ditutup oleh Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, Rabu malam, 4 Desember 2019.

Ketua panitia MTQ, Arman mengaku,  sebanyak 17 desa dan kelurahan yang berpatisipasi pada MTQ  yang digelar pada 30 November hingga 4 Desember 2019 tersebut. 

Selaku tuan rumah, Desa Jojjolo berhasil meraih juara umum 1 dan berhak mendapatkan piala bergilir. Sedangkan juara umum 2 diraih oleh Desa Kambuno, dan juara umum 3 oleh Desa Tibona.

Saat menyampaikan sambutannya, Kepala Desa Jojjolo, Hj Marniati mengaku, pelaksanaan kegiatan MTQ berjalan aman dan lancar berkat keterlibatan semua elemen masyarakat yang ada di Desa Jojjolo.

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat khususnya yang bersedia rumahnya menjadi tempat pemondokan kafilah atau kontingen,” ungkapnya. 

Usai menyerahkan hadiah dan piala bergilir kepada para pemenang, Tomy Satria Yulianto dalam sambutannya mengaku, MTQ tingkat Kecamatan Bulukumpa menjadi refleksi untuk kehidupan sehari-hari. 

Baca Juga :  Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

Tomy mengungkapkan, ketika mampu melantunkan bacaan Alquran, harus dibarengi dengan perilaku  yang sebaik bacaan Alquran dan sekuat hafalan pada bacaan Alquran yang dilakukan.

“Pemaknaan MTQ yang kita laksanakan harus tercermin pada perilaku masyarakat Bulukumpa,” bebernya. 

Di era revolusi industri 4.0, kata Tomy Satria, tekhnologi seperti smartphone masuk kamar generasi di Bulukumba. Ia berharap, hal ini tidak menjadi pedang bersisi dua. Kehadiran tekhnologi mesti digunakan pada hal-hal yang produktif.

Lebih lanjut, Tomy berharap pelaksanaan MTQ harus dibarengi dengan kebersamaan. Terlebih Butta Panrita Lopi gelaran Bulukumba, sudah dikenal sebagai kabupaten dengan nilai religi yang kuat, sehingga kegiatan keagamaan mendapatkan porsi yang memadai.

Tomy Satria mendorong pemerintah desa dan kelurahan mampu mengalokasikan anggaranya untuk kegiatan keagamaan. Hal ini dilakukan agar 10 tahun mendatang generasi Bulukumpa tidak kehilangan arah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada desa dan seluruh tokoh, yang berkontribusi menjaga kegiatan ini tetap berjalan aman. Pemda memberi apresiasi pada Desa Jojjolo dan jajarannya. KUA Bulukumpa, dan Camat, Bulukumpa, serta seluruh desa yang berpartisipasi pada kegiatan ini,” imbuh Tomy Satria.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Diburu FBI, WNI Penipu Rp157 Miliar Diciduk di Resor Mewah Phuket

27 April 2026 - 14:34 WITA

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Trending di News