Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Takalar

TP PKK Kabupaten lakukan Pembinaan Kepada Kader PKK Kecamatan

badge-check

					Pembinaan Kepada Kader PKK di Kecamatan Marbo yang dibuka secara langsung oleh Hj. Irma Andriani, S.Pi. M.Si. (Dok. Foto Humas Pemkab Takalar). Perbesar

Pembinaan Kepada Kader PKK di Kecamatan Marbo yang dibuka secara langsung oleh Hj. Irma Andriani, S.Pi. M.Si. (Dok. Foto Humas Pemkab Takalar).

BERITA.NEWS, TakalarSebagai upaya pencegahan Stunting selama masa Pandemi Covid 19, TP PKK Kabupaten Takalar kerjasama dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa gelar Pembinaan Kepada Kader PKK di Kecamatan Marbo yang dibuka secara langsung oleh Hj. Irma Andriani, S.Pi. M.Si selaku Ketua di Aula Kantor Camat Mangarabombang, Rabu (5/8).

Dalam arahannya Ketua T.P. PKK mengemukakan bahwa Ciri Stunting adalah gagal tumbuh secara fisik dan gagal tumbuh secara mental.

“Ujung tombak setiap daerah adalah desa, segala sesuatu dimulai dari desa. Untuk itu, pemerintah desa harus memperbaiki gizi di masyarakat. Dan semua kelompok-kelompok di desa baik dasawisma maupun kader-kader lainnya dibina dengan TP. PKK turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi kesehatan setiap masyarakat.” jelas Ketua TP. PKK Kabupaten.

Beliau berharap agar para kader bersama-sama melakukan upaya-upaya pencegahan stunting sehingga Kab. Takalar dapat zero stunting.

Pada kesempatan tersebut, Camat Marbo Mappaturung, S.Sos Dimasa Pandemi ini, Pemerintah Kec. Marbo terus berupaya memperbaiki gizi di masyarakat sebagai cara dalam pencegahan Stunting.

“Di setiap desa di Kecamatan Marbo juga sudah menganggarkan disetiap desanya untuk memperbaiki gizi dimasyarakat dengan memberikan vitamin dan makanan tambahan serta pemeriksaan kesehatan,” tambahnya.

Dilanjutkan di kecamatan Marbo juga telah melakukan program Peduli penyakit Kronis. Jadi setiap hari Jum’at itu, pemerintah desa mengunjungi masyarakat yang mengidap penyakit kronis untuk diberikan bantuan.

Hajil Muhammad, S. Kep. M. Kes selaku pemateri dalam materinya menjelaskan bahwa dampak dari Stunting adalah pola asuh yang kurang baik, gizi diseribu hari pertaman kehidupan kurang bagus, pola asuh orang tua, adanya salah satu anggota keluarga yang merokok, komunikasi yang kurang bagus.

Dijelaskan pula penyebab dari stunting adalah kurangnya asupan gizi yang diterima oleh janin, kurangnya perhatian suami dan keluarga saat sedang hamil, kurabgnya pengetahuan bumil, suami dan keluarga tentang gizi, kurangnya akses air bersih dan sanitasi.

Pada kesempatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemasangan Face Shield oleh Ketua T.P. PKK Kabupaten secara simbolis kepada Kader PKK desa.

Kegiatan di hadiri Ketua PKK Kecamatan Marbo, Kepala Puskesmas Marbo, serta Ketua T.P PKK Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Marbo.

  • Redaksi 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Takalar Berhasil Naik dari Peringkat 22 ke Peringat 18 Pada Survey Penilaian Integritas KPK Tahun 2025

19 Desember 2025 - 15:19 WITA

Perluas Lapangan Kerja, Bupati Takalar Resmikan PT Mirea Industry Corp

15 Desember 2025 - 09:18 WITA

Pemkab Takalar Lelang Empat Jabatan Strategis, Seleksi Terbuka dan Transparan

9 Desember 2025 - 19:08 WITA

Trending di Takalar