Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Tim DVA Polda Sulsel Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat Sriwijaya Air di Pinrang

badge-check

					DVA Polda Sulsel Ambil Sample DNA Keluarga Korban Pesawat Sriwijaya Air di Kabupaten Pinrang Perbesar

DVA Polda Sulsel Ambil Sample DNA Keluarga Korban Pesawat Sriwijaya Air di Kabupaten Pinrang

BERITA.NEWS, Pinrang–TIM DVA Polda Sulsel diback-up Polres Pinrang dan Pare-pare mengambil sampel DNA dua anak serta bapak Rusni korban tragedi jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu.

Kapolsek Suppa AKP Chandra Hasan mengatakan tim DVA Dokpol mengambil sampel DNA kedua anak Rusni yakni Sriwahyuni dan Asriandi merupakan serta Muhammad Ali orang tua Rusni.

“Sudah tadi, di Mapolsek Suppa oleh tim DVI polda Sulsel diambil sample darahnya serta Swab ketiganya untuk perbandingan,” singkat Chandra kepada Berita.News, Senin 11 Januari 2021.

Sementara, Sustriani saudara Rusni menerangkan bahwa, kakak iparnya (Supianto) merupakan pengusaha kayu yang tinggal di Pontianak datang menjemput istrinya (Rusni) di Dusun Mattagie, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

“Suami kakak saya datang silaturahmi sekaligus jemput kakak saya untuk berangkat ke Pontianak,” kata Sustriani

Sustriani menyebut, Rusni berangkat dengan suaminya bertolak ke Pontianak dengan membawa satu anaknya yang bungsu.

Baca Juga :  Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

“Kakak saya punya tiga orang anak, Asriandi, Sriwahyuni dan yang bungsu Abida Dania, hanya satu anaknya yang ikut, cuman Abida dia anak bungsu, sementara yang dua tinggal di kampung,” ujar Sustriani.

Sebelumnya diberitakan, satu keluarga Warga Dusun Menro ,Desa Watang Pulu Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, turut menjadi korban dalam tragedi Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air pada Sabtu (9/1/2021) lalu.

Mereka merupakan pasangan suami istri, yakni Supianto (37) bersama istrinya Rusni (44), dan anak perempuannya Abida Dania yang masih berusia 2 tahun.

Hingga kini, para keluarga yang ditinggalkan hanya bisa berdoa semoga Rusni bersama suami dan anaknya mendapat keajaiban dengan mendapat pertolongan dari Allah.

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak itu tak lama setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta membawa penumpang berjumlah 56 orang dan awak kabin enam orang. Sebanyak 46 orang berusia dewasa, anak-anak tujuh orang, dan bayi tiga orang.(June)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Trending di News