Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Tambah CCTV di Wilayah Sering Perang Kelompok, Kadiskominfo Makassar Mahyuddin: Kita Tidak Ingin Lagi Ada Perang

badge-check

					Tambah CCTV di Wilayah Sering Perang Kelompok, Kadiskominfo Makassar Mahyuddin: Kita Tidak Ingin Lagi Ada Perang Perbesar

MAKASSAR, BERITA.NEWS — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menambah jumlah kamera pengintai atau CCTV.

Lokasinya di utara kota seperti kecamatan tallo dan ujung tanah. Wilayah yang dianggap sering terjadi perang kelompok.

Kepala Dinas Kominfo Makassar, Mahyuddin mengatakan ada 4 unit CCTV yang diusulkan. Saat ini akan memasuki tender di LPSE.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Makassar, Danny Pomanto yang menginginkan agar di lokasi rawan terjadi perang kelompok untuk dipasangi kamera pengintai. “Ada beberapa yang perlu kami tambah sekaitan dengan kamtibnas dan sering terjadi perkelahian kelompok. Di barukang sudah ada perubahan sejak pemasangan CCTV,” ujarnya, Selasa (29/3/2022).

Dia mengatakan pengusulan kamera pengawas di utara kota merupakan upaya meminimalisir terjadinya perang antar kelompok. Apalagi, kawasan di sana menjadi daerah yang kerap adanya aksi perang kelompok. “Kita tidak ingin ada lagi perang dan dengan CCTV ini bisa dengan cepat RT/RW atau bahkan kepolisian melerai jika ada indikasi melalui kamera pengawas yang kita pasang,” jelasnya.

Terkait anggaran, pihaknya belum bisa menentukan secara detail tiap CCTV. Menyusul masih akan dilakukan kajian dalam perencanaan dan disesuaikan dengan kebutuhan jaringan. “Insyaallah, tahun ini kita bisa realisasikan pengadaan empat unit CCTV,” sambungnya.

Sejauh ini, ada 184 kamera CCTV yang telah dipasang pemerintah di berbagai titik. Sebagian besar masih berfungsi dan terpantau langsung melalui ruang kontrol atau warroom Balaikota. “Ada 184 kalau dari segi 80 persen yang menyala untuk sementara,” tutupnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

21 April 2026 - 09:21 WITA

Trending di News