Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Sidang Gugatan Pilpres, Sandiaga Mohon Pendukung Tak Duduki MK

badge-check

					Pasangan calon Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno usai menyampaikan pidato di Kartanegara, Jakarta beberapa waktu yang lalu. (Foto: Instagram/sandiuno) Perbesar

Pasangan calon Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno usai menyampaikan pidato di Kartanegara, Jakarta beberapa waktu yang lalu. (Foto: Instagram/sandiuno)

BERITA.NEWS, Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno meminta kepada para pendukungnya untuk tak hadir saat sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Imbauan Sandiaga disampaikan menjelang sidang perdana gugatan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di MK yang akan digelar pada Jumat (14/6/2019).

“Saya dan Pak @prabowo memohon kepada seluruh pendukung untuk tidak berbondong-bondong hadir di lingkungan Mahkamah Konstitusi pada hari-hari mendatang. Kita hargai dan kita percayai segala proses hukum yang berjalan,” ujar Sandiaga Uno di akun Instagram resminya @sandiuno, Kamis (13/6/2019).

Selain itu, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta kepada para pendukungnya untuk mempercayakan tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandi dan hakim MK menyelesaikan gugatan tersebut.

“Sudah menjadi tugas kami untuk berbuat yang terbaik untuk rakyat, bangsa dan negara. Saya mengimbau seluruh pendukung untuk selalu tenang, serta mengedepankan demokrasi yang sejuk, damai dan selalu berpandangan baik,” sambung Sandiaga.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni 212 sedang menunggu instruksi Rizieq Shihab untuk menduduki sidang perdana gugatan Pilpres 2019 di MK pada Jumat besok.

“Kami menunggu instruksi Ijtima Ulama, salah satunya Habib Rizieq,” kata Sekretaris Umum PA 212, Bernard Abdul Jabbar, kepada Tempo.co, Kamis (13/6/2019).

Dia mengatakan pihaknya menghormati imbauan Prabowo yang meminta pendukungnya tak menggelar aksi unjuk rasa di MK. Namun, PA 212 hanya mengikuti instruksi Ijtima Ulama.

View this post on Instagram

Saya dan Pak @prabowo memohon kepada seluruh pendukung untuk tidak berbondong-bondong hadir di lingkungan Mahkamah Konstitusi pada hari-hari mendatang. Kita hargai dan kita percayai segala proses hukum yang berjalan. Saya memohon kepada semuanya untuk percaya kepada kami dan juga kepada kinerja para hakim Mahkamah Konstitusi. Sudah menjadi tugas kami untuk berbuat yang terbaik untuk rakyat, bangsa dan negara. Saya menghimbau seluruh pendukung untuk selalu tenang, serta mengedepankan demokrasi yang sejuk, damai dan selalu berpandangan baik.

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on Jun 13, 2019 at 2:14am PDT

Loading

Comments

Baca Lainnya

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Trending di News