Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Semangat Proklamasi, Ratusan Pemuda di Bontonompo Menari Paddekko

badge-check

					Ratusan pemuda di bontonompo persembahkan tarian tradisional Paddekko pasca upacara bendera HUT RI ke-74. (BERITA.NEWS/ACP). Perbesar

Ratusan pemuda di bontonompo persembahkan tarian tradisional Paddekko pasca upacara bendera HUT RI ke-74. (BERITA.NEWS/ACP).

BERITA.NEWS, Gowa – Sebanyak 300 pemuda yang tergabung di Kecamatan Bontonmpo, Kabupaten Gowa menggelar tari tradisional Paddekko secara massal.

Para pemuda ini tergabung dalam Sanggar Seni Kambe, Sanggar Tubarania dan Panrita Art, menampilkan Tari Tradisional Paddekko ini di Lapangan Bontocara’dde, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sabtu (17/8/2019).

Tarian tersebut dilakukan pasca digelarnya upacara bendera detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74. 

Apresiasi pun datang langsung dari Camat Bontonompo, Muhammad Yasin Mallingkai. Menurutnya, dengan digelarnya tarian Padekko ini dapat menjadi ajang pembelajaran bagi para pemuda, siswa dan siswi yang ada di Bontonompo. Selain itu suguhan tarian ini sebagai wujud mempertahankan tradisi Sulawesi Selatan (Sulsel) khususnya di Kabupaten Gowa.

“Saya bangga dan sangat mengapresiasi kegiatan ini, artinya para pemuda di Bontonompo ini masih memiliki perhatian untuk melestarikan budaya Tari Paddekko. Kami selaku pemerintah kecamatan berharap pemuda bisa kembangkan bakat dan potensinya dengan semangat kemerdekaan indonesia,” ucap Yasin di Lapangan Bontocara’dde. 

Sementara itu Ketua panitia kegiatan, Wardiman Nompo menjelaskan jika sepanjang sejarah di Kabupaten Gowa, Tari Paddekko baru pertama kalinya dilakukan secara massal di Kecamatan Bontonompo.

“Kami mengangkat tema Sa’ra Ati Samboritta, kami menggarap tari panen ini untuk memperkenalkan budaya Paddekko yang ada di Bontonompo dan mengangkat kembali adat yang mulai punah lewat pemuda-pemudi generasi penerus,” jelas Nompo yang juga selaku pelatih tari Paddeko. 

Nompo menceritakan, jika dirinya cukup kesulitan dalam penggarapan tari massal yang dilatihnya secara intensif selama kurang lebih tiga minggu tersebut. 

Ditambah lagi dengan ratusan pemuda dari berbagai sekolah SMP dan SMA ini tentu memiliki karakter yang berbeda-beda. 

“Saya sempat kesulitannya menyatukan kekompakan mereka, karna sebagian dari mereka murni baru menari. Berbeda jika mereka memang dari bidang seni tari atau ada pengalaman menari mungkin tidak kerepotan dalam penggarapan,” akunya. 

Dengan kegiatan ini, Nompo berharap pemerintah Kecamatan Bontonompo dapat melirik bakat para anak bangsa tersebut. Dan kedepannya mampu bersama-sama mengembangkan budaya dan mengangkat tradisi di Kabupaten Gowa.

  • ACP

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah