Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Satgas Covid-19 Wajibkan Semua Penumpang Pesawat Tes PCR

badge-check

					Tangkapan layar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito saat menyampaikan perkembangan terkini situasi COVID-19 di Indonesia, Jumat (10/9/2021). ANTARA/Youtube BNPB_Indonesia/pri. Perbesar

Tangkapan layar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito saat menyampaikan perkembangan terkini situasi COVID-19 di Indonesia, Jumat (10/9/2021). ANTARA/Youtube BNPB_Indonesia/pri.

BERITA.NEWS, Makassar – Satgas Penanganan Covid-19 mengungkap alasan mengapa pemerintah menetapkan metode testing menjadi PCR untuk moda transportasi udara wilayah Jawa-Bali dan non-Jawa-Bali level 3 dan 4.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan penyesuaian kebijakan yang dilakukan pemerintah saat ini, pada prinsipnya adalah uji coba pelonggaran mobilitas dalam rangka meningkatkan produktivitas masyarakat dengan penuh kehati-hatian.
Pemerintah juga akan melakukan evaluasi kebijakan yang sekarang diterapkan dan tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian kebijakan di masa yang akan datang.
“Pengguna RT-PCR sebagai metode testing yang lebih sensitif dapat mendeteksi orang terinfeksi lebih baik daripada metode testing rapid antigen, sehingga potensi orang terinfeksi untuk lolos dapat dicegah,” kata Wiku melalui akun BNPB di YouTube, Jumat (22/10).
Terkait penentuan level di kabupaten/kota, pendataan telah diinput dengan berbagai metode. Baik yang konvensional maupun digital yang disesuaikan dengan kesiapan sarana dan prasarana di masing-masing daerah.
Data yang terkumpul untuk perhitungan indikator laju penularan maupun respons kesehatan ini diakumulasi dari data yang dikumpulkan dari sistem NAR (new all record) serta verifikasi dari setiap Dinas Kesehatan yang langsung melaporkan ke bagian Public Health Emergency Operations Center (PHEOC) di Kementerian Kesehatan.
Wiku juga mengungkapkan hasil level PPKM per kabupaten/kota secara nasional dapat dipantau oleh publik pergerakannya di https://vaksin.kemkes.go.id di bagian situasi Covid-19.
Di samping itu, kata dia, terkait pencapaian herd immunity masyarakat, pertimbangan strategi kebijakan didasari pada fakta dan data yang ada di lapangan.
Selain itu, Satgas juga berpijak pada hasil pengawasan dan evaluasi kebijakan yang telah diterapkan sebelumnya. Kemudian, menurut dia, pemerintah juga sedang melakukan serosurvei untuk mengetahui kadar antibodi yang terbentuk di masyarakat. Baik akibat vaksinasi atau pasca tertular.
Hasil analisis data PeduliLindungi juga digunakan untuk mengetahui efektivitas skrining kesehatan yang digunakan di berbagai fasilitas publik. “Kedua hasil ini dapat menjadi dasar penentuan strategi pengendalian ke depan khususnya pada periode kritis, yaitu libur Natal dan Tahun Baru,” tegas Wiku.

Loading

Comments

Baca Juga :  Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu
Baca Lainnya

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

21 April 2026 - 09:21 WITA

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Trending di News