Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Polisi Tahan Tersangka Insiden Terbaliknya Speedboat di Banggai Laut

badge-check

					Ilustrasi. Perbesar

Ilustrasi.

BERITA.NEWS,PALU– Direktorat Polisi Air,Udara dan Darat (Polairud) Sulawesi Tengah mengambil alih dan menetapkan Fj alias LB (36) sebagai tersangka atas insiden kecalakan di perairan Pulau Sonit, Kabupaten Banggai Laut, pada 2 November silam. Dalam insiden ini Wakil Calon Bupati Banggai Laut (Balut), Asgar Badalia meninggal dunia.

Insiden kecelakaan terbaliknya speedboat terjadi saat Asgar Badalia menuju lokasi sosialisasi ke Pulau Sonit, Kecamatan Bokan, Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Didik Supranoto yang dikonfirmasi mengatakan bahwa motoris speedboat Fj inisial LB (36), telah ditetapkan menjadi tersangka dan telah dilakukan penahanan di rumah tahanan (Rutan) Ditpolairud Polda Sulawessi Tengah.

“LB ditetapkan tersangka, sejak tanggal 10 November 2020 lalu,” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto, Rabu (18/11).

Kombes Pol Didik menjelaskan, penahanan LB di Rutan Ditpolairud Polda Sulteng karena kasusnya diambil alih oleh Ditpolairud Polda Sulteng.

“Kami periksa enam saksi, satu di antaranya jadi tersangka,” kata perwira polisi berpangkat tiga bunga tersebut via WhatsApp, Rabu (18/11).

Baca Juga :  Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

Menurut mantan Kapolres Kolaka ini pengemudi speedboat ditahan karena dianggap lalai dalam melakukan operasional kapal, utamanya membawa penumpang yang melebihi kapasitas.

“Selain melebihi kapasitas, para penumpang juga tidak diberikan alat keselamatan atau pelampung saat sebelum berlayar,” ungkap lulusan Alumni Akpol 1996 ini.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, di hari kejadian itu, tepat pada Senin, (02/11/2020), Asgar Badalia bersama dengan Calon Bupati Balut, Rusli Banun saat itu naik speedboat berisikan 11 orang penumpang. Paslon nomor urut 2 ini menuju ke Pulau Sonit, sekira pukul 12.00 wita.

Waktu perjalanan ke pulau tersebut memakan waktu sekitar satu jam. Namun sayangnya, insiden tragis itu terjadi hanya berselang 30 menit saat baru saja meninggalkan Desa Kasuari, Pulau Timpaus menuju ke Pulau Sonit.

Setelah melintasi Pagar Gaharu, tiba-tiba di titik pertemuan arus ombak, speedboat yang ditumpangi pasangan calon Bupati Balut terbalik setelah dihantam ombak besar. Para penumpang saat itu meloncat ke laut.

Akibat insiden tersebut, tercatat dari sebelas penumpang, tiga ditemukan selamat dan empat ditemukan meninggal dunia termasuk calon wakil bupati Balut, Asgar Badia. Sementara empat lainnya masih dalam pencarian hingga saat ini.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

21 April 2026 - 09:21 WITA

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Trending di News