BERITA.NEWS,Makassar- Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui berbagai kegiatan dalam rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) 2026.
Kepala BI Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan PESyar merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI).

Menurut Rizki, kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian daerah.
“Melalui berbagai rangkaian kegiatan PESyar, kami ingin meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem industri halal yang mampu mendukung pertumbuhan sektor riil di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
PESyar tahun ini berlangsung sejak Februari 2026 hingga akhir Ramadan 1447 Hijriah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, akademisi hingga pelaku usaha.
Sejumlah kegiatan utama yang digelar dalam PESyar antara lain Sharia Fair yang menghadirkan pasar Ramadan serta pameran modest fashion, Sharia Championship melalui perlombaan dakwah dan desain modest wear, serta Sharia Halal Ecosystem yang mencakup pendampingan sertifikasi Juru Sembelih Halal dan sertifikasi produk halal.
Selain itu, rangkaian Sharia Forum juga digelar untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan masyarakat terkait produk pembiayaan syariah serta peluang pengembangan industri halal di Sulawesi Selatan.
Dua agenda forum lanjutan yang akan digelar yakni Workshop Pembiayaan Syariah bersama Bank Syariah Indonesia dan BPD Sulselbar Syariah pada 11 Maret 2026, serta Sharia Halal Lifestyle Talk pada 12 Maret 2026.
Bank Indonesia berharap melalui rangkaian kegiatan tersebut, penguatan ekosistem ekonomi syariah dapat semakin terintegrasi serta mampu mendorong pertumbuhan industri halal yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
![]()



























