Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Pendampingan KPK, Bapenda Sulsel Capai Target Triwulan III

badge-check

					Kepala Bapenda Sulsel, H Andi Sumardi saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah Provinsi Sulsel di Kantor Bapenda Sulsel, Kamis (3/10/2019). Rapat itu dihadiri Koordinator Tim Korsupgah Wilayah VIII Adliansyah Nasution. (HUMAS BAPENDA SULSEL) Perbesar

Kepala Bapenda Sulsel, H Andi Sumardi saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah Provinsi Sulsel di Kantor Bapenda Sulsel, Kamis (3/10/2019). Rapat itu dihadiri Koordinator Tim Korsupgah Wilayah VIII Adliansyah Nasution. (HUMAS BAPENDA SULSEL)

BERITA.NEWS, Makassar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), H Andi Sumardi Sulaiman memuji tim koordinasi dan supervisi pencegahan (Korsupgah) KPK yang terus melakukan pendampingan penagihan pajak pada Bapenda Sulsel.

Berkat pendampingan Tim Korsupgah KPK, Bapenda Sulsel mencapai target pajak triwulan tiga yakni sebesar 75 persen.

Hal tersebut dikatakan Andi Sumardi saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah Provinsi Sulsel di Kantor Bapenda Sulsel, Kamis (3/10). Rapat itu dihadiri Koordinator Tim Korsupgah Wilayah VIII Adliansyah Nasution, sekretaris dan kepala bidang bapenda, kepala UPT Se-Sulsel, PTSP Sulsel, Badan Pengelola Keuangan Pemkot Makassar, dan pihak terkait.

Sumardi mengatakan, hingga triwulan tiga ini total pencapaian pajak daerah Bapenda Sulsel sudah mencapai 2,262 triliun atau sekitar 70,73 persen dari target perubahan yang ditetapkan sebesar Rp 3,712 triliun. Terjadi penambahan target pajak sebesar Rp 32,212 miliar pada APBD Perubahan 2019.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penerimaan pajak tahun ini meningkat Rp 273,8 miliar atau ada kenaikan 11,64 persen. Peningkatan terbesar bersumber dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

“Peningkatan PKB dan BBNKB terjadi karenan adanya perbaikan regulasi dan penegakan aturan dalam mengelola PKB dan BBNKB di bawah pendampingan Tim Korsupgah KPK,” katanya. Pencapaian itu juga tidak lepas dari dukungan Ditlantas Polda Sulsel dan Jasa Raharja.

Ia berharap pendampingan ini terus dilakukan KPK untuk membantu petugas dalam melakukan penagihan pajak daerah.

Baca Juga :  Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

Sementara itu, Koordinator Tim Korsupgah Wilayah VIII Adliansyah Nasution, mengatakan, Bapenda Sulsel yang membawahi 25 UPT (samsat) di Sulsel, harus aktif melakukan penagihan pajak daerah secara terus menerus.

Pajak daerah yang dimaksud yakni pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak rokok, pajak air permukaan, dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB).

“Kami akan terus mendorong Bapenda Sulsel agar pada penunggak pajak tersebut mau membayar pajak. Kita akan membantu melakukan penagihan pajak,” katanya.

Dalam rapat tersebut, ia juga menanyakan kepala UPT Bapenda terkait perkembangan penagihan tunggakan pajak kendaraan dinas instansi pemerintah di Sulsel. Ia bahkan menelpon langsung sekretaris daerah (sekda) atau kepala keuangan daerah yang menunggak pajak.

Selain memaksimalkan penagihan pajak daerah yang tertunggak, Koordinator Tim Korsupgah Wilayah VIII Adliansyah Nasution, juga meminta 25 kepala UPT aktif mencari sumber pajak baru, antara lain, pajak air permukaan.

Ia yakin di setiap daerah pasti ada pengusaha baru yang menggunakan air permukaan dalam melakukan usahanya. Karenanya pengusaha tersebut harus ditagih dan membayar pajak kepada daerah.

Dalam pertemuan tersebut Kabid PAD Bapenda Sulsel Darmayani Mansyur memperlihatkan sejumlah obyek pajak PAP yang baru dan telah menghasilkan pajak.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah untuk menemukan sumber-sumber pajak baru khususnya PAP,” katanya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Ngopi Bareng Warga, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas di Tallo

14 April 2026 - 12:07 WITA

Ditekan Iran di Selat Hormuz, Dua Kapal Perang AS Mundur

14 April 2026 - 07:20 WITA

Trending di News