Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemkab Bantaeng Siapkan Empat Langkah Penanganan

badge-check

					Pemkab Bantaeng Siapkan Empat Langkah Penanganan Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng – Memasuki minggu ketiga bulan Agustus 2021, kondisi kasus Covid-19 di Kabupaten Bantaeng sangat mengkhawatirakan.

Dalam dua minggu terakhir terjadi penambahan kasus sebanyak 97 kasus konfirmasi dan 11 orang diantaranya meninggal dunia.

Data ini terkuak dalam Rapat Coffee Morning yang dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (16/8).

“Kondisi Covid-19 Kabupaten saat ini cukup mengkhawatirkan bahkan sangat mengkhawatirkan. Terdapat empat kecamatan yang masuk zona merah, dan empat kecamatan masuk zona kuning,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan, memaparkan penjelasan teknis kondisi terkini penanganan Covid-19 di Kabupaten Bantaeng.

“Berdasarkan update data terbaru COVID-19 di Kabupaten Bantaeng terdapat 82 kasus aktif, 73 sedang menjalani isolasi mandiri dan sisanya 9 orang sedang dirawat di rumah sakit. Dalam dua minggu terakhir terdapat kasus meninggal sebanyak 11 orang setelah terkonfirmasi Covid-19,” jelas dr Andi Ihsan.

Baca Juga :  PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

Jumlah kasus meninggal yang sangat tinggi dalam dua minggu terkahir ini mendapat perhatian serius dari Penanggung Jawab Penanganan Covid-19 di RSUD Prof H M Anwar Makkatutu, dr Saharudin. Dia menyampaikan fakta menarik terkait sejumlah kematian tersebut.

“Hampir semua pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia belum divaksinasi,” kata dia.

Menyikapi fenomena ini, Direktur RSUD Prof H M Anwar Makkatutu, dr Sultan mengajak masyarakat Bantaeng untuk datang ke rumah sakit bila mengalami gangguan kesehatan secara dini untuk mencegah perburukan penyakit, terutama yang bergejala Covid-19 seperti Demam, Batuk, Pilek, Sesak dan Anosmia/Hilang Penciuman.

“Ayo segera periksakan diri anda sedini mungkin bila mengalami gangguan kesehatan berupa batuk, pilek, sesak dan anosmia,” ajak Sultan.

Menutup Coffe Morning, Ilham Syah Azikin menyampaikan beberapa langkah strategis untuk mempercepat penanganan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Bantaeng yakni.

1. Pelayanan vaksinasi di Mall Pelayanan Publik (MPP)
2. Pemberian bantuan sembako bagi yang menjalani isolasi mandiri
3. Sosialisasi massif terkait Protkes dan Vaksinasi ke Masyarakat
4. Rencana Pengaktifan Pusat Isolasi Terintegrasi di Kawasan Pantai Marina.

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah