Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemerintah Gandeng UMKM Penuhi Kebutuhan Sembako Selama Masa Pendemi Covid-19

badge-check

					Pemerintah Gandeng UMKM Penuhi Kebutuhan Sembako Selama Masa Pendemi Covid-19 Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Wabah virus corona atau Covid-19 bukan hanya memberikan dampak terhadap kesehatan, tetapi dalam sektor ekonomi juga mempengaruhi.

Misalnya pada kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan proses pembelian barang dan jasa. Hal ini juga berdampak bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Terbatasnya aktivitas di luar rumah menjadi salah satu alasan, karena mempengaruhi daya konsumtif masyarakat.

Melihat kondisi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mengambil langkah dengan memanfaatkan produk-produk UMKM, khususnya pada usaha olahan makanan.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menginstruksikan untuk memberdayakan pelaku UMKM yang di wilayah Kabupaten Gowa. Bentuk pemberdayaan yang dilakukan yakni dengan membeli produk-produk makanan olahan pelaku UMKM untuk didistribusikan melalui paket sembako kepada warga terkategori Orang dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19.

“Saya meminta agar isi paket sembako yang kita berikan kepada yang terkategori bersama keluarganya selama menjalani masa isolasi adalah produk lokal kita. Tentunya dengan menggandeng pelaku UMKM kita,” katanya, Rabu (8/4/2020).

Lanjut Bupati Adnan, sehingga dalam setiap paket sembako bukan saja di isi dengan kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, ikan kaleng dan multivitamin. Tetapi juga beberapa produk olahan yang kaya protein seperti bakso ikan, kripik pisau, otak-otak ikan, nugget dan jenis makanan lainnya.

Baca Juga :  Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

“Jika kebijakan ini kita lakukan maka dampak penurunan pendapatan bagi pelaku UMKM kita tidak terlalu besar. Ini juga bisa membantu mereka untuk tetap bertahan hidup selama masa pandemi Covid-19,” tegasnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 saat ini terjadi di hampir seluruh dunia termasuk Indonesia. Hanya saja pemerintah memiliki tanggungjawab kepada masyarakatnya, upaya yang dilakukan ini akan sedikit mampu membatu peningkatan perekonomian khususnya bagi pelaku UMKM.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Kabupaten Gowa, H Muchlis. Ia mengaku, langkah seperti ini memang sepatutnya dilakukan pemerintah.

Pemberdayaan kepada pelaku UMKM dan usaha-usaha lokal lainnya yang ada di Kabupaten akan memberikan manfaat kepada mereka. Misalnya memanfaatkan supplier untuk membeli produk-produk mereka, memanfaatkan produk UMKM untuk kita konsumsi bersama.

“Paling tidak pandemi Covid-19 ini bukan hanya kita jadikan sebagai hal yang memprihatinkan, tetapi di sisi lain secara ekonomi tidak sepenuhnya mematikan kegiatan ekonomi lokal karena dengan cara seperti ini kita membeli untuk dibagi-bagi lagi dalam bentuk paket sembako,” terangnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah