Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sport

Pebulutangkis Nomor 1 Dunia Kento Momota Kecelakaan di Malaysia, Sopirnya Tewas

badge-check

					Kento Momota meraih gelar Malaysia Masters 2020 tadi malam (12/1), mengalami kecelakaan dini hari tadi. (net) Perbesar

Kento Momota meraih gelar Malaysia Masters 2020 tadi malam (12/1), mengalami kecelakaan dini hari tadi. (net)

BERITA.NEWS, Kuala Lumpur – Media Malaysia The New Straits Times mengabarkan bahwa satu orang tewas dan empat orang cedera dalam kecelakaan mengerikan di jalan bebas hambatan yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Putrajaya, Maju Expressway.

Salah seorang yang ada di van tersebut adalah pebulutangkis tunggal putra nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota. The KL Fire and Rescue Department sudah berada di lokasi kejadian untuk menangani insiden nahas ini.

Kantor Berita Malaysia Bernama menulis, kecelakaan tersebut terjadi di KM 13,7 sekitar pukul 04.40 dini hari waktu setempat.

Sopir yang mengendarai van itu bernama Bavan Nageswarau. Rombongan tersebut dalam perjalanan menuju KL International Airport.

Bagian depan van tersebut hancur. Itu disebabkan karena sopir berusia 24 tahun itu menabrak truk dari belakang. Kabarnya, truk berjalan lamban. Van yang dalam kecepatan tinggi, lantas menghajar kendaraan tersebut. Sang sopir langsung tewas di lokasi kejadian.

Pelatih nasional Jepang Park Joo-bong belum berani berkomentar atas insiden ini.

Mobil yang ditumpangi pebulutangkis nomor satu dunia Kento Momota mengalami kecelakaan di Malaysia. Sopir van tersebut meninggal di lokasi kejadian. (Bernama)

Selain Momota, para penumpang yang ada dalam van itu adalah Yu Hirayama, Morimoto Arkifuki, dan pria asal Inggris Forster William Thomas.

Baca Juga :  Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

Menurut Media Prima asal Malaysia, Momota mengalami patah tulang hidung, luka bagian bibir, dan cedera di bagian muka. Beruntung, kondisinya dilaporkan stabil.

Sementara itu, Hirayama yang berumur 35 tahun adalah anggota tim pelatih Jepang. Dia mengalami luka dan cedera di kaki sebelah kanan. Morimoto, 42 tahun, merupakan fisioterapis. Dia mengalami patah tangan.

Sementara itu, Thomas yang bekerja sebagai instant reviewer BWF mengalami luka di bagian kepala. Pria 30 tahun itu harus menerima tujuh jahitan. Selain kepala, Thomas juga mengalami luka di bagian kaki kanan dan paha.

”Para korban yang mengalami cedera langsung dibawa ke Rumah Sakit Putrajaya,” kata Direktur Selangor Fire and Rescue Department Norazam Khamis kepada Bernama.

Norazam mengatakan bahwa dia telah menurunkan 10 orang untuk menangani kecelakaan ini. Dia memperoleh kabar terjadinya insiden tersebut pada pukul 04.57 waktu setempat.

Mengutip Jawapos.com, tadi malam (12/1), Momota baru saja menjadi juara Malaysia Masters 2020 di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Pada partai final, Momota mengalahkan pemain Denmark Viktor Axelsen dalam dua game, 24-22, 21-11.

”Berdasarkan keterangan dokter, sejauh ini semua korban sudah pulih seperti sediakala. Mereka dalam kondisi stabil. Kami akan memantau mereka secara intens,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman seperti dikutip media Malaysia, The Star.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Ngopi Bareng Warga, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas di Tallo

14 April 2026 - 12:07 WITA

Ditekan Iran di Selat Hormuz, Dua Kapal Perang AS Mundur

14 April 2026 - 07:20 WITA

Trending di News