BERITA.NEWS,Makassar- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Sulsebar merilis data transaksi saham di Sulsel terus melejit dalam kurang waktu 3 tahun terakhir sejak Desember 2023 hingga 2025.
Hal ini diungkapkan Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin didepan awak media dalam poin pembahasan Perkembangan Pasar Modal di Sulawesi Selatan di Kantor OJK Makassar. Senin (9/3) kemarin.

Catatan ini juga menandai tingkat inklusi keuangan masyarakat di Sulsel cukup tinggi terkait pasar modal yang terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya.
“Angkanya cukup signifikan tercermin dari jumlah SID di sulsel yang tumbuh sebesar 31,23 persen (yoy). Masih Didominasi portofolio reksadana, meskipun pertumbuhan tertinggi ada di saham,” ucap Muchlasin.
SID atau Single Inventor Identification di Sulsel sepanjang 2025 ada 525.596 akun terdaftar degan total transaksi mencapai Rp 41,87 Triliun.
“Secara Growth SID di Sulsel, saham alami peningkatan pesat 40,46 persen, lalu Reksa Dana 30,48 persen dan SBN 19,75 persen,” ungkapnya.
Adapun transaksi saham dalam 3 tahun terakhir di Sulsel secara yoy, per Desember 2023 tercatat Rp 18,84 Triliun, 2024 Rp 22,64 triliun dan 2025 Rp 41,87 Triliun. Angka ini diperkirakan masih akan tumbuh di 2026.
![]()





























