Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

OJK Catat Peningkatan Pinjaman Fintech di Sulsel Capai Rp 928 Miliar

badge-check

					OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua menggelar Jurnalist Update perkembangan industri keuangan di Sulsel (dok) Perbesar

OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua menggelar Jurnalist Update perkembangan industri keuangan di Sulsel (dok)

BERITA.NEWS,Makassar– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi,  Maluku dan Papua (Sulampua) Catat adanya peningkatan pinjaman fintech di Sulsel mencapai Rp 928 miliar.

Kepala OJK Regional 6 Darwisman mengatakan angka ini alami peningkatan sejak Agustus 2020 lalu hingga akhir Mei 2023.

“Outstanding fintech Pinjaman Rp 928 M,
Jumlah rekening 359,454, data ini terus bergerak sejak Agustus 2020 sampai Mei 2023,” ucapnya pada Jurnalist Update. Selasa (11/6/2023).

Darwisman mengatakan fintech saat ini menjadi alternatif yang sangat memudahkan  mendapatkan pinjaman,  sehingga lebih populer di kalangan anak muda.

Baca Juga :  Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

“Ini bergerak cepat lembaga fintec, kenapa tumbuh ini memberikan  layanan yang kekinian banget, nda perlu repot-repot mau minjem.

Apalagi dengan tandatangan digital, fintec ini dapurnya digital,  pake ktp sudah terkoneksi dengan dukcapil.

Mereka punya data, mereka tahu, transaksi, tagihan listrik.  Dia punya sistem,” ujarnya.

Ia berharap dengan jumlah pinjaman yang cukup fantastis ini para penggun bis lebih arif menggunakan ke arah yang lebih produktif.

“Tidak semua fintech itu negatif. Yang jelas ini kredit yang multiguna buat apa saja. Mudahan untuk produktif,” tuturnya.

OJK juga memberikan atensi adanya tunggakan yang tercatat sebesar 2,66 persen atau Rp 24 miliar dari pengguna.

“Nunggak 2,66 persen 24 miliaran masih nunggak. Ini akan kami terus monitor ojk agar selesai,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis