Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Legislatif: Misi Pemulangan WNI dari Afghanistan Berkat Kerja Keras

badge-check

					Sejumlah warga negara indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Afghanistan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (21/8/2021) dini hari. Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi 26 WNI dari Afghanistan yang sedang dilanda krisis keamanan setelah pengambilalihan kekuasaan oleh kelompok Taliban. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras. Perbesar

Sejumlah warga negara indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Afghanistan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (21/8/2021) dini hari. Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi 26 WNI dari Afghanistan yang sedang dilanda krisis keamanan setelah pengambilalihan kekuasaan oleh kelompok Taliban. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras.

BERITA.NEWS, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Christina Arini mengatakan keberhasilan misi evakuasi dapat terlaksana atas kerja keras, kerja sama serta respon cepat dari kementerian dan lembaga serta berbagai perwakilan RI di luar negeri.

“Untuk ini kami memberikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri, Panglima TNI, terkhusus TNI AU, KBRI Kabul serta kantor perwakilan lain dan juga seluruh pihak yang terlibat dalam misi evakuasi ini,” ujar Ariani dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).

Menurut Ariani, proses evakuasi terhadap WNI dari Kabul, Afghanistas berjalan aman dan lancar, sebanyak 26 telah mendarat di Bandar Halim Perdanakesuma Jakarta, pukul 03.05 WIB dini hari tadi.

“Informasi yang kami terima bahwa political presence (misi diplomatik) melalui KBRI Kabul yang sementara dilakukan dari Islamabad, Pakistan akan tetap berjalan sambil terus memantau perkembangan situasi di Afghanistan,” katanya.

Terkiat krisis pemerintahan yang terjadi di Afghanistan, Ariani berpendapat Indonesia perlu untuk memantau dan menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum dapat menentukan sikap lebih lanjut.

“Indonesia perlu untuk memantau dan menunggu perkembangan lebih lanjut terkait dengan proses peralihan kepemimpinan yang terjadi di Afghanistan sebelum dapat menentukan sikap lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Breaking News! Kursi DPRD Sinjai Memanas, Pemecatan Kader PAN Picu Proses PAW

Sebelumnya, pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi sebanyak 26 WNI untuk keluar dari Afghanistan yang sedang dilanda krisis keamanan setelah pengambilalihan kekuasaan oleh kelompok Taliban.

Operasi pemulangan atau evakuasi WNI di Afghanistan dari Bandara Hamid Karzai, Kabul, bukan misi yang mudah mengingat situasi yang terus berubah dan berkembang di lapangan.

Pemerintah memutuskan menggunakan pesawat militer untuk memulangkan puluhan WNI di Afghanistan demi memastikan keamanan dan keselamatan WNI.

Pesawat TNI Angkatan Udara itu berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada 18 Agustus 2021, sekitar pukul 06.00. Rute yang ditempuh pesawat untuk mencapai Kabul, Afghanistan, yaitu Jakarta, Aceh, Kolombo di Sri Lanka, Karachi di Pakistan, Islamabad di Afghanistan, dan Kabul tepatnya di Bandara Hamid Karzai.

Kerumitan yang dihadapi oleh tim evakuasi untuk mengurus izin lintas udara dan izin pendaratan di Bandara Hamid Karzai, Kabul.

Izin pendaratan sempat diberikan pada 19 Agustus 2021 pukul 04.10, tetapi izin itu ditarik oleh otoritas setempat karena situasi yang tidak kondusif.

Izin pendaratan pun diberikan oleh otoritas di Kabul pada 20 Agustus dini hari dan pesawat TNI AU mendarat di Bandara Hamid Karzai pada 05.17 waktu setempat.

Proses evakuasi mulanya direncanakan berlangsung selama 30 menit, tetapi operasi itu pun berjalan selama dua jam.

Setelah melalui segala kerumitan yang, Tim evakuasi berhasil membawa keluar sebanyak 26 orang WNI termasuk staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kabul, lima warga Filipina, dan dua warga Afghanistan yaitu suami dari WNI dan staf lokal KBRI Kabul.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

PAN Sinjai Ambil Langkah Mengejutkan, Alvian Disiapkan Gantikan Posisi Kamrianto di DPRD

28 April 2026 - 19:25 WITA

dprd-sinjai

Dipecat Partai! Nasib Kamrianto di DPRD Sinjai di Ujung Tanduk, Harta Kekayaannya Terkuak

27 April 2026 - 21:10 WITA

kamrianto

Breaking News! Kursi DPRD Sinjai Memanas, Pemecatan Kader PAN Picu Proses PAW

27 April 2026 - 19:32 WITA

paw

Drama Muscab PPP Sinjai: Nama Formatur Ditetapkan, Ketua Masih Misterius

26 April 2026 - 20:36 WITA

muscab-ppp

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd
Trending di Politik