Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

Kemnaker RI Latih Karyawan Huadi Group Khusus Operator Pesawat Angkut dan Angkat

badge-check

					Kemnaker RI Latih Karyawan Huadi Group Khusus Operator Pesawat Angkut dan Angkat Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng, – PT. Hengsheng New Energy Material Indonesia yang merupakan bagian dari Huadi Group terus berupaya mencegah kecelakaan kerja dengan update Sumber Daya Manusia (SDM) puluhan karyawan Hengsheng khusus tenaga pesawat angkat, pesawat angkut dan operator alat berat.

Departemen HSE PT. Hengsheng New Energy Material Indonesia khusus melaksanakan kegiatan pelatihan pembinaan K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut dengan Sertifikasi Kemnaker RI.

Kegiatan ini di laksanakan di Ruangan Meeting Lantai 3 PT. Hengsheng New Energy Material Indonesia bekerja sama dengan PJK3 PT. Teknik Wisnu Pratama sebagai fasilitator dalam kegiatan pelatihan pembinaan K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut Sertifikasi Kemnaker RI.

Peserta pelatihan adalah operator Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut PT. Hengsheng New Energy Material Indonesia dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang.

Kemudian terbagi dalam 2 batch yaitu batch ke 1 di mulai pada tanggal 21 Juni 2024 sampai 24 Juni 2024 dan batch ke 2 di mulai tanggal 22 Juni 2024 sampai 25 Juni 2024. Dalam kegiatan ini para peserta menerima materi terkait dengan aturan-aturan dan kebijakan K3.

Pelatih Pesawat Angkut dan Pesawat Angkat, Taufik menjelaskan, tujuan kegiatan pelatihan pembinaan K3 pesawat angkat dan pesawat angkut sertifikasi Kemnaker RI, untuk meningkatkan kompetensi operator pesawat angkat dan pesawat angkut dan melaksanakan keselamatan kerja pengoperasian alat-alat berat.

“Serta sebagai jaminan bahwa operator pesawat angkat dan pesawat angkut layak mengoperasikan alat sesuai dengan jenisnya dan di akui legalitasnya,” ungkap Taufik kepada awak media, Jumat, 21 Juni 2024.

Sementara itu, General Manager PT. Hengsheng New Energy Material Indonesia, A.Muh Yusuf Kadir mengaku, kegiatan ini di laksanakan sebagai pemenuhan syarat dan legalitas agar diakui bagi operator pesawat angkat dan pesawat angkut di lingkungan PT Hengsheng New Energy Material Indonesia.

“Sebenarnya tidak hanya sebagai syarat regulasi saja untuk melakukan pengoperasian alat, namun memberikan manfaat bagi perlindungan bagi operator maupun perusahaan,” pungkasnya.

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nuansa Alam dan Cita Rasa Rumahan, RM Jabar Resto & Cafe Jadi Destinasi Kuliner di Sinjai

18 April 2026 - 19:56 WITA

Rumah Makan

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Trending di Ekobis