Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kejar Target Akhir Tahun, Pemprov Bengkulu lakukan Evaluasi Pendapatan Daerah 2022

badge-check

					Kejar Target Akhir Tahun, Pemprov Bengkulu lakukan Evaluasi Pendapatan Daerah 2022 Perbesar

Bengkulu, Berita.news – Guna mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menggelar Rapat Evaluasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2022, di Gedung Serbaguna Provinsi Bengkulu, Rabu (23/11).

Rapat evaluasi ini dipimpin Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri yang dihadiri Asisten III dan Kepala BPKD Provinsi Bengkulu serta diikuti beberapa Perwakilan OPD pengelola Pendapatan Daerah tahun anggaran 2022.

Dalam keterangannya, Sekda Hamka Sabri mengatakan, evaluasi pendapatan daerah ini dilakukan karena capaian target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum maksimal.

Dari evaluasi yang dilakukan tadi, jelas Sekda, masih banyak OPD yang penerimaan PAD-nya masih minim.

“Hingga kini, total baru 89 persen penerimaan PAD dari seluruh OPD,” sebut Sekda Hamka, usai rapat.

Di mana hingga akhir tahun ini penerimaan APBD dari sektor pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 3 triliun.

Sedangkan tanggung jawab yang diemban oleh OPD itu telah dituangkan dalam kontrak kerja dengan Gubenur Bengkulu.

“Evaluasi ini per OPD pengelola PAD. Kita harapkan OPD ini dapat mencapai target yang sudah ditentukan sesuai dengan perjanjian kontrak kerja OPD dengan Gubernur,” jelas Sekda Hamka.

Evaluasi ini, kata Sekda Hamka, untuk menekan OPD agar dapat mencapai target penerimaan PAD pada akhir tahun ini.

Karena, lanjutnya, jika hal itu tidak dapat terealisasi, maka akan mempengaruhi belanja pemerintah. Proyek yang dilaksanakan akan terganggu serta dapat menghambat program yang sedang berjalan.

“Evaluasi ini akan terus dilakukan hingga akhir tahun dan gubernur yang akan langsung melakukan evaluasi kinerja OPD selanjutnya,” jelas Sekda Hamka yang juga selaku Koordinator Pendapatan Daerah.

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah