Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Kapolri : Dua Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Jaringan JAD

badge-check

					Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo  bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat tiba di Gereja Katedral, Kota Makassar. Perbesar

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat tiba di Gereja Katedral, Kota Makassar.

BERITA.NEWS, Makassar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang tiba di Makassar langsung menuju ke lokasi bom bunuh diri yang berada di Jalan Kajoalido, di Gereja Katedral, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Didampingi Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam dan Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang tiba di Makassar langsung menuju ke lokasi bom bunuh diri tersebut.

Setibanya, di lokasi bom bunuh diri yang berada di Jalan Kajoalido, di Gereja Katedral,
Sigit mengatakan bahwa dua orang pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tewas di lokasi dan mengakibatkan 19 orang warga turut menjadi korban, Minggu 28 Maret 2021

“Ledakan bom yang mengakibatkan 2 orang yang diduga pelaku meninggal dunia dan kurang lebih 19 jamaah luka-luka,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, malam tadi.

Baca Juga :  Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

Terkait dengan identitas pelaku yang sudah diidentifikasi sebut Kapolri berinisial L yang merupakan berasal dari kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang awal bulan Januari lalu berhasil ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri.

“Yang bersangkutan merupakan kelompok dari beberapa pelaku yang beberapa waktu lalu telah kita amankan, kelompok ini tergabung atau terkait dengan kelompok yang pernah melaksanakan kegiatan operasi di Jolo, Filipina tahun 2018,” ungkapnya.

Kapolri mengemukakan bahwa proses identifikasi terhadap para pelaku telah dilaksanakan dengan memeriksa DNA pelaku bom bunuh diri

“Jadi inisial pelaku kita sudah dapatkan. Sekarang sedang kami tindaklanjuti. Dengan melaksanakan pemeriksaan DNA yang bersangkutan untuk bisa kita pertangungjawaban secara ilmiah. Hari ini untuk inisial pelaku sudah tuntas,” paparnya.

Setelah kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar kata Listyo pihaknya langsung melakukan pengembangan untuk mencari pelaku dari kelompok lainnya.

“Hari ini kita sudah amankan sekitar 4 orang di wilayah Bima yang tentunya kita amankan, karena terkait dengan kelompok teror,” katanya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Israel Kehilangan Sekutu, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu

21 April 2026 - 09:21 WITA

Pertamina Kaji Ulang Harga BBM Termasuk Pertamax

19 April 2026 - 19:15 WITA

Lebanon Selatan Kembali Membara, 1 Tentara Israel Tewas 9 Terluka

19 April 2026 - 15:58 WITA

Trending di News