Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan 1 Syawal Jatuh Pada Senin Besok

badge-check

					Jemaah An-nazhir Gowa usai tunaikan sholat berjamaah, Minggu (2/6/2019).(Berita.news/ACP). Perbesar

Jemaah An-nazhir Gowa usai tunaikan sholat berjamaah, Minggu (2/6/2019).(Berita.news/ACP).

BERITA.NEWS, Gowa – Jemaah An-Nadzir Kabupaten Gowa menetapkan 1 Syawal 1440 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Senin 3 Juni 2019 besok.

Hal ini disampaikan langsung Ketua Dewan Pengawas dan Penanggung Jawab Pendidikan dan Pembangunan Jamaah An-Nadzir Gowa, Ustadz M Samiruddin Pademmui kepada awak media, Minggu (2/6/2019).

Menurut Ustad Samir, penetapan 1 Syawal ini berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan Tim Sembilan untuk melakukan pemantauan terhadap bulan.

“Jemaah An-Nadzir puasa terakhir hari ini dan besok sudah masuk 1 Syawal jadi kita besok langsung Salat Idul Fitri. Penetapan ini berdasarkan hasil pemantauan Tim Sembilan dan beberapa anggota yang tinggal di pesisir pantai yang telah memantau pasang air laut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan sejak beberapa hari terakhir, pemantauan bulan telah dilakukan, dan hasilnya bulan sudah tidak terlihat di ufuk timur.

“Pengamatan sudah kami lakukan beberapa hari terakhir, dan pantauan terakhir tadi memang sudah tidak nampak, tidak terbit bulan di timur, kalau kami kan mengamati akhir bulannya ya,” ujarnya.

Baca Juga :  Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Gelar Tes HIV Serentak bagi Warga Binaan

“Pantauan bulan ini jugaJadi berdasarkan kata nabi jika untuk mengetahui bulan Syaban itu, antum harus mulainya di bulan Rajab, kemudian untuk mengetahui Ramadan di tunjau dari Syaban, dan untuk Idul Fitri kita mengamati akhir Ramadan itu. Nah saat sidang rapat terakhir tadi malam itu kita amati bulan sudah tidak nampak,” tambahnya.

Jemaah An Nadzir juga mendasarkan perhitungannya pada bulan yang terbit (Syawal) dan ditunjang beberapa faktor alam, seperti hujan dan guntur.

“Selain itu juga kan dikaitkan dengan fenomena alam seperti pasang surut air laut, kemudian besarnya angin, kilat dan guntur yang paling terakhir itu pasang surutnya air laut itu. Jadi kita memang berdasarkan pada pasang puncaknya, yang istilahnya pasang kondak jadi besok itu akan terjadi pasang kondak air laut,” terang Ustaz Samir.

Jemaah An-Nadzir Gowa akan melaksanakan salat Idul Fitri di halaman Masjid Baitul Muqaddis kompleks pondok Jamaah An-Nadsir, Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

  • ACP

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah