Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Jelang Tahun Baru Hijriah, Ustadz Nur Maulana Ajak Masyarakat Gowa Jadi Lebih Baik

badge-check

					Jelang Tahun Baru Hijriah, Ustadz Nur Maulana Ajak Masyarakat Gowa Jadi Lebih Baik Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Jelang Tahun Baru Islam tinggal 13 hari lagi akan mengalami pergantian dari 1441 Hijriah ke 1442 Hijriah. Sementara untuk memasuki tahun baru Hijriah ini, Ustadz Nur Maulana mengajak masyarakat Kabupaten Gowa untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Hal ini disampaikan oleh Da’i kondang Nasional ini saat menjadi penceramah Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah PQJI Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Jumat (7/8/2020).

Untuk menjadi lebih baik kata Ustadz Maulana, maka yang perlu dilakukan adalah mengenali diri sebagai manusia. Dirinya menjelaskan bahwa manusia merupakan makhluk paling sempurna dan istimewa yang diciptakan oleh Allah SWT.

Namun diluar dari kesempurnaan dan keistimewaan itu, Ustadz Nur Maulana menyebutkan bahwa manusia memiliki sejumlah sifat yang harus dikontrol agar bisa menjadi lebih baik seperti sifat pelupa, penakut, tergesa-gesa, dzolim, suka berangan-angan dan beberapa sifatnya lainnya.

Untuk mengatasi ini hal yang harus dilakukan kata Ustadz Nur Maulana adalah tetap berpegang teguh pada tali agama dan taat kepada Allah SWT. Apapun persoalan untuk tetap dikembalikan kepada sang pencipta.

“Kalau Allah menghendaki seseorang untuk menjadi baik. Maka Allah akan sibukkan seseorang dengan kebaikan,” kata Ustadz Nur Maulana.

Kemudian kata Ustadz Nur Maulana yaitu selalu berjamaah. Hal ini penting agar bisa saling mengaitkan antara satu dengan lainnya untuk menjadi lebih baik. Selain itu dengan berjamaah dan kebersamaan segala permasalahan pasti akan mudah terselesaikan.

“Jadi sebaiknya kita harus hidup bersama, hidup berkelompok. Kalau ada yang mau bergabung bersama kita, Terima saja,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa, pada dasarnya tujuan manusia diciptakan oleh Allah SWT di muka bumi ini untuk menyembah kepada Allah SWT, menjadi Khalifah atau pemimpin dan manusia diciptakan sebagai amar makruf nahi mungkar.

“Olehnya itu, mari kita mengajarkan kebaikan, menyeru kepada kebaikan, membantu orang lain, mencegah kemungkaran. Ini bisa dilakukan dengan tanda tangan, rekomendasi maupaun dengan pemikiran yang kita miliki,” tambahnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah