Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Gowa Raih Penghargaan Kabupaten Sehat

badge-check

					Gowa Raih Penghargaan Kabupaten Sehat Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Di tahun 2019 ini sejumlah penghargaan terus diraih oleh Pemerintah Kabupaten Gowa. Kali ini prestasi kembali ditorehkan Pemkab Gowa. Yakni meraih predikat sebagai Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2019 dengan penghargaan Swasti Saba Wistara dari Kementrian Kesehatan dan Kementrian Dalam Negeri.

Penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI, dr Terawan Agus Putranto dan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian ini diterima langsung Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni di Kantor Kemendagri Jalan Merdeka Utara Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Didampingi Kadis Kesehatan, dr Hasanuddin, Kepala Bapeda Gowa, Taufiq Mursad dan tim Kabupaten Sehat Gowa, Wabup Gowa mengatakan jika penghargaan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Gowa dalam mewujudkan Kabupaten sehat.

“Tahun 2015 kita meraih penghargaan predikat Padapa tahun 2017 predikat Swasti Saba Wiwerda dan tahun ini kita bisa naik kelas di tingkatan Swasti Saba Wistara,” jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

Semakin tinggi tingkatan penghargaan tergantung tatanan yang dapat dipenuhi kabupaten/kota sebagaimana yang dijelaskan Kepala Bappeda Gowa, Taufiq Mursad.

“Tahun 2017 kita mampu memenuhi tujuh tatanan dengan 167 pokja. Sebelumnya Wiwerda di tahun 2017 hanya lima tatanan dan tiga tatanan di tingkatan Papada,” tambahnya.

Ia menjelaskan, tujuh tatanan yang fokus dilakukan untuk dicapai hingga masuk dalam kategori Wiwerda.

Tujuh tatanan ini yakni; kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, kawasanan pemukiman sarana dan prasana sehat, pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kawasan tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi, kehidupan sosial yang sehat dan kawasan industri dan perkantoran yang sehat.

Kadis Kesehatan, Dr. Hasanuddin juga memaparkan bahwa kegiatan tidak hanya berfokus di kabupaten saja namun hingga tingkat desa.

“Segala kegiatan tidak sebatas ditingkat kabupaten saja secara kelembagaan namun juga melibatkan hingga perangkat pemerintahan di kecamatan dan desa. Pembinaan hingga menyentuk lokus-lokus,” ujarnya.

Kategori kabupaten sehat terdiri dari tiga yakni papada, Wiwerda dan tingkat tertinggi Wistara.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Sinergi Lingkungan, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

24 April 2026 - 09:37 WITA

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah