Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Gowa Jadi Lokasi Muspimda PMII Sulsel

badge-check

					Gowa Jadi Lokasi Muspimda PMII Sulsel Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa  – Kabupaten Gowa menjadi lokasi Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Selatan yang dilaksanakan selama tiga hari yakni 27 – 29 November di Pasanggrahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PKC PMII Sulsel, Ahmad Sirajul Munir pada pembukaan Muspimda di Gedung D’Bollo Kabupaten Gowa, Jumat (27/11) sore.

“Kegiatan ini merupakan ajang konsolidasi internal PMII yang berada dalam naungan PKC PMII se-Sulsel dan menjadi tempat silaturahmi bagi semua pengurus cabang,” ungkapnya.

Ahmad Sirajul Munir mengatakan pada Muspimda ini akan merumuskan strategi pengembangan kaderisasi yang disesuaikan dengan kondisi lokal Sulsel.

Menurutnya dalam melakukan pengkaderan tidak semua cabang PMII di Sulsel bisa melakukan kaderisasi lanjut dikarenakan jumlah kader dalam cabang tersebut tidak lengkap.

“Agenda kita akan membahas mengenai kaderisasi sesuai kondisi di Sulsel dan menciptakan rekomendasi-rekomendasi untuk menjadi bahan PKC PMII Sulsel dalam menjawab kebutuhan cabang-cabang di daerah, seperti masih adanya beberapa cabang di kita yang belum bisa melakukan pengkaderan lanjutan seperti yang terjadi di Pulau Jawa,” bebernya.

Baca Juga :  PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

Menanggapi hal ini, Penjabat Sementara Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi sekaligus membuka Muspimda tersebut mengatakan PMII merupakan organisasi pergerakan yang harus memiliki banyak kader sehingga dengan adanya perumusan metode kadernisasi ini bisa tetap menjadi adaptif.

“PMII melibatkan semua cabang di Sulsel termasuk Gowa. Muspimda ini sangat bagus karena merumuskan metode pengkaderan baru, apalagi PMII adalah organisasi pergerakan maka diperlukan aktualisasi dalam pengkaderan,” katanya.

Selain itu Aslam berpesan, agar dalam perumusan, atribut organisasi dalam nilai Islam tetap terjaga dan mampu mengadaptasi diri dengan perubahan lingkungan.

“Kita berharap dengan metode yang baru nantinya, eksistensi PMII selaras dengan perubahan jaman dan mengaktualkan organisasi dan relefan dari perkembangan tanpa kehilangan dasar sebagai organisasi Islam,” tutupnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist

Demo Memanas di Gowa! Massa Kepung Kantor DPRD, Desak Pansus Usut Dugaan Pelanggaran

21 April 2026 - 13:49 WITA

Trending di Daerah